Usai Larangan Mudik, Polisi Gelar KRYD Pengetatan Perjalanan

Kompas.com - 17/05/2021, 07:22 WIB
Ilustrasi jalan tol. Dok. PT Jasa Marga (Persero) Tbk.Ilustrasi jalan tol.

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski Operasi Ketupat berakhir pada 17 Mei 2021, namun kepolisian akan memperpanjang pengetatan perjalanan bagi kendaraan usai larangan mudik Lebaran sampai 24 Mei 2021.

Kepala Bagian Ops Korlantas Polri Kombes Rudy Antariksawan mengatakan, setelah Operasi Ketupakan selesai akan langsung dilanjutkan dengan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) selama sepekan.

"Jadi langjutan dari Operasi Ketupat akan kita teruskan dengan KRYD sampai 24 Mei 2021. Ini kami lakukan juga sesuai dengan adanya kebijakan pemerintah soal pengetat perjalanan dari 18-24 Mei itu," ucap Rudy saat dihubungi Kompas.com, Minggu (26/5/2021).

Baca juga: Ini Syarat Keluar Kota Pakai Kendaraan Umum dan Pribadi Mulai 18 Mei 2021

Lebih lanjut Rudi mengatakan, nantinya secara aturan perjalanan akan tetap berlaku layaknya larangan mudik. Namun tidak untuk Surat Izin Keluar Masuk (SIKM).

Pemeriksaan dokumen di jalan tol oleh pihak kepolisian.Dok. PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Pemeriksaan dokumen di jalan tol oleh pihak kepolisian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Melainkan pelaku perjalanan yang akan ke luar kota, khususnya keluar wilayah aglomerasi, wajib menyertakan surat bebas Covid-19 melalui pengetesan PCR, antigen, atau GeNose.

"Kalau mereka tidak membawa surat negatif, akan kami rapid tes secara gratis karena masih ada 109 check point yang kami dengan pemerintah sudah siapkan sampai 24 Mei nanti. Secara syarat jadi diwajibkan membawa keterangan bebas Covid-19," ujar Rudy.

"Ketika di tes hasilnya positif, mereka akan langsung dikarantina. Sudah ada petugas medisnya juga yang standby di check point itu, ini berlaku di tol untuk kendaraan pribadi dan jalan arteri," katanya.

Baca juga: Emak-emak Ngamuk Disuruh Putar Balik, Ingat Etika Menghadapi Polisi

Sementara untuk kebijakan yang diputar balik, Rudi mengatakan hal ini nantinya akan tergantung dari kebijakan masing-masing wilayah, dan itu dilakukan untuk perjalanan yang ingin berkunjung ke tempat wisata di wilayah tertentu.

Petugas gabungan saat operasi penyekatan di Exit Tol Pejagan Brebes, Jawa Tengah, Selasa (11/5/2021) (Istimewa)Tresno Setiadi/kompas.com Petugas gabungan saat operasi penyekatan di Exit Tol Pejagan Brebes, Jawa Tengah, Selasa (11/5/2021) (Istimewa)

"Putar balik itu yang wisata, contoh di Bogor pelat B (Jakarta) itu mereka putar balik, lalu seperti yang di Banten itu mau ke Anyer, sekarang wisatanya sudah ditutup jadi diputar balik," ucap Rudy.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X