Aksi Kocak Pengemudi Motor, Ogah Turun Kaki di Lampu Merah

Kompas.com - 06/04/2021, 16:41 WIB
Pengendara motor menyeimbangkan motor dalam waktu cukup lama tanpa menurunkan kakinya ke aspal. instagram.com/jakarta.kerasPengendara motor menyeimbangkan motor dalam waktu cukup lama tanpa menurunkan kakinya ke aspal.


JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi seorang pengendara sepeda motor saat sedang berhenti di sebuah lampu merah viral di media sosial.

Dalam video yang diunggah oleh akun instagram @jakarta.keras, terlihat seorang pengendara motor itu menyeimbangkan motornya sembari menunggu lampu lalu lintas berubah hijau.

Menariknya, pengendara tersebut bisa menyeimbangkan motor dalam waktu cukup lama tanpa menurunkan kakinya ke aspal.

Pengendara motor itu hanya menggerak-gerakkan motor dan badannya dan maju sedikit demi sedikit agar tidak jatuh.

Baca juga: Satlantas Solo Siapkan 10 Titik Penyekatan buat Halau Pemudik Lebaran

Selain mengundang gelak tawa, aksi pengemudi motor juga mendapat decak kagum dari warganet.

“Valentino Rossi juga kalah,” tulis salah satu warganet mengomentari video tersebut.

“Standar tengah pun insecure liat aksi si bapak,” tanggap warganet lainnya.

“Yang kayak gini SIM nya enggak nembak pasti” tulis warganet lainnya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by JAKARTA KERAS (@jakarta.keras)

Head of Safety Riding Promotion Wahana Agus Sani juga turut mengomentari aksi tersebut, menurutnya keseimbangan dalam berkendara sepeda motor memang sangat diperlukan. Tetapi hanya pada situasi tertentu saja, misalnya lewat jalan banjir, jalan kecil, jembatan dan lain sebagainya.

“Namun, jika saat menunggu lampu lalu lintas hal tersebut tidak perlu dilakukan karena pada saat itu lah tubuh kita bisa beristirahat dengan rileks dan menurunkan kaki,” ucap Agus saat dihubungi Kompas.com, Selasa (6/4/2021).

Baca juga: Harga HR-V 1.8L Baru di Medan Setelah Dapat Insentif PPnBM

Agus melanjutkan, yang dilakukan pengemudi tersebut sebetulnya aman-aman saja, selama saat menjaga keseimbangan tidak membahayakan orang lain dan diri sendiri.

“Tetapi, menurut saya sebaiknya tidak perlu dilakukan,” kata Agus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.