Strategi Honda Antarkan Brio Bisa Kalahkan Toyota Avanza di 2020

Kompas.com - 18/01/2021, 17:41 WIB
Logo Honda dok.reutersLogo Honda
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi virus corona alias Covid-19 tak ditampik mempengaruhi peta persaingan industri otomotif nasional yang dibuktikan lewat penjualan kendaraan bermotor tahunan.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), realisasi penjualan mobil di dalam negeri selama tahun 2020 turun 48,3 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.

Adapun produk kendaraan roda empat terlarisnya kini tidak lagi dikuasai Toyota Avanza melainkan oleh Honda Brio (RS dan Satya) dengan selisih 5.125 unit.

Baca juga: Brio Satya Pimpin Penjualan Honda Sepanjang 2020

Honda MobilioDOK. HONDA PROSPECT MOTOR Honda Mobilio

"Pasar otomotif mengalami perubahan di masa pandemi lalu. Bisa kita lihat, secara keseluruhan mobil keluarga 7-penumpang atau LMPV turun menjadi sekitar 16 persen dari total market," ujar Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy dalam diskusi virtual, Senin (18/1/2021).

"Sementara LSUV 7-penumpang yang memiliki ground clearance tinggi justru meningkat dari 11 persen jadi 15 persen dibandingkan tahun lalu. Ini menarik," tambah dia.

Kemudian pada mobil perkotaan dan low cost green car (LCGC) sendiri, tidak terlalu banyak berubah yakni berkontribusi sebesar 23 persen dari total penjualan mobil nasional.

Honda Brio Satya CVTKOMPAS.COM/STANLY RAVEL Honda Brio Satya CVT

"Hanya saja, produk Honda mengalami peningkatan penguasaan pasar karena mampu menjawab kebutuhan di masa pandemi seperti lebih mudah dimiliki (harga terjangkau), hemat bahan bakar, sampai performa baik," ujar Billy.

Penurunan pasar pada mobil keluarga sendiri, secara rinci terjadi karena melemahnya daya beli masyarakat dan keterjangkauan atas kepemilikan, anjloknya sektor pariwisata, dan lain-lain.

"LMPV market itu banyak pada fleet dan online. Sehingga, faktor-faktor itu mempengaruhi di tengah permintaan untuk kendaraan pribadi yang naik," papar dia.

Baca juga: Realisasi Penjualan Mobil Baru 2020 Anjlok 48,3 Persen

All New Honda BrioDOK. HONDA PROSPECT MOTOR All New Honda Brio

Pada tahun ini, Billy mengatakan pihaknya memprediksi pasar belum bisa bergerak stabil sepenuhnya seiring bayang-bayang pandemi virus corona.

"Jadi kami lebih memfokuskan pada kendaraan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan konsumen," ucapnya.

Ia pun meyakini pasar LSUV semakin berjaya di Indonesia selama 2021, sementara mobil keluarga murah bisa kembali menyusut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X