Kecelakaan di Persimpangan Gresik, Bukti Lampu Merah Belum Dianggap

Kompas.com - 06/01/2021, 07:02 WIB
kecelakaan di persimpangan instagram.com/dash_cam_indonesiakecelakaan di persimpangan

JAKARTA, KOMPAS.com - Di setiap persimpangan jalan, biasanya terdapat lampu lalu lintas atau lampu merah. Fungsinya, tentu saja, adalah untuk mengatur arus lalu lintas dari beberapa sisi jalan.

Tetapi, meski persimpangan jalan sudah ada istrumen pengatur lalu lintas, tetap saja angka kecelakaan yang terjadi di lokasi itu, tetap tinggi. Misalnya, kecelakaan yang baru-baru ini terjadi di persimpangan pintu tol KLBM Gresik, Jawa Timur.

Dalam video berdurasi 20 detik yang diunggah oleh akun instagram @dashcam_owner_indonesia memperlihatkan sebuah motor yang merobos lampu merah dan melaju kencang hingga menabrak sebuah MPV.

Baca juga: Akibat Pandemi, Tren Modifikasi Bergeser ke Penggunaan Harian

Menurut Training Director Safety Defensive Consultant Sony Susmana, persimpangan jalan memang merupakan lokasi yang rawan kecelakaan.

Persimpangan jalan adalah titik pertemuan kendaraan dari arah yang berbeda-beda, jadi sudah pasti berbahaya,” ujar Sony belum lama ini saat dihubungi Kompas.com.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Dash Cam Owners Indonesia (@dashcam_owners_indonesia)

Walaupun terdapat lampu lalu lintas, faktanya banyak masyarakat yang menganggap lampu tersebut hanya penghias jalan. Masih banyak pengemudi yang meluncur meski lampu masih berwarna merah, atau berlomba membunyikan klaskson padahal lampu hijau belum menyala.

Kecelakaan di persimpangan bisa terjadi karena pengemudi tidak waspada. Meskipun persimpangan merupakan jalan lurus dan lampu lalu lintas sudah (menyala) berwarna hijau, sebaiknya pengemudi tetap mengurangi keepatan kendaraan ketika ingin melewati persimpangan,” ujar Sony.

Baca juga: Tren Modifikasi Interior 2021, Konsumen Cari Fungsi dan Kenyamanan

Sony menambahkan, bekendara di persimpangan yang utama adalah kontrol emosi, wajib waspada dengan kondisi bersiap mengerem dan memberi kesempatan kepada pihak lain jika perlu.

“Jangan merasa egois ketika berada di jalan, berusaha untuk berpikir positif jika memang ada kendaraan yang terburu-buru, mungkin mereka memiliki kepentingan yang mendesak,” ujar Sony.

Terakhir Sony berpesan, ketika dipersimpangan jalan atau di manapun yang terdapat lampu lalu lintas, pengendara motor maupun mobil wajib berhenti di belakang zebra cross agar perjalan kaki bisa menyebrang dengan aman dan nyaman.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X