PLN Uji Coba Kendaraan Listrik dari Jakarta ke Bali

Kompas.com - 27/12/2020, 09:01 WIB
Pertamina resmikan SPKLU komersial pertamanya di Fatmawati PertaminaPertamina resmikan SPKLU komersial pertamanya di Fatmawati
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT PLN (Persero) melakukan uji coba penggunaan mobil listrik dengan rute perjalanan dari Jakarta sampai ke Pulau Dewata, Bali dalam rangka mendorong ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KLBB).

Komisaris PLN Dudy Purwagandi mengatakan, dirinya ingin mencoba menggunakan kendaraan listrik menuju Bali, karena PLN sudah menyiapkan infrastruktur seperti Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

“Dari literatur dan informasi yang ada penggunaan kendaraan listrik di dalam kota sangat efisien, sehingga saya ingin mencoba rute jarak jauh,” ujar Dudy dalam keterangan tertulis, Sabtu (26/12/2020).

Baca juga: Selama Libur Natal, 483.072 Kendaraan Keluar dari Jakarta

PLN dan Jasa Marga bamgun empat SPKLU di ruas tol Sirabaya-JakartaIstimewa PLN dan Jasa Marga bamgun empat SPKLU di ruas tol Sirabaya-Jakarta

Ia juga berencana untuk membandingkan biaya yang harus dikeluarkan selama perjalanan saat menggunakan kendaraan terkait. Diharapkan, langkah tersebut bisa jadi edukasi kepada masyarakat luas.

Pasalnya, penggunaan kendaraan listrik masih kerap dikhawatirkan mengingat pengalaman berkendara yang berbeda dengan mobil konvensional khususnya pada konsumsi energi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Saya ingin memberikan input terkait titik-titik lokasi SPKLU ke depannya sehingga memberikan kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik. Dari sisi biaya kendaraan listrik menawarkan biaya yang lebih murah dibandingkan kendaraan berbahan bakar minyak saat ini,” kata dia.

Sebelumnya PLN telah meresmikan penambahan empat Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), yaitu SPKLU Rest Area Km 207 A Palikanci, SPKLU Rest Area 379 Batang, dan SPKLU Rest Area Km 519 A/B Sragen.

Baca juga: Deretan Mobil Listrik dan Hybrid di Indonesia, Paling Murah Rp 400 Jutaan

Ilustrasi proses charge mobil listrik Hyundai IoniqKOMPAS.com/Ruly Ilustrasi proses charge mobil listrik Hyundai Ioniq

PLN berkomitmen untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna KLBB dengan memastikan penyediaan infrastruktur kelistrikan. Direncanakan hingga tahun 2025 mendatang, PLN akan membangun 2.400 SPKLU.

Dudy menyampaikan bahwa PLN akan terus mendukung implementasi Perpres No. 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan.

"Saya sangat mengapresiasi atas komitmen dan dukungan Direksi PLN terhadap perkembangan mobil listrik di tanah air," tutupnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.