Mantan Bos Honda Tuding Dua Orang Bikin Cedera Marquez Makin Parah

Kompas.com - 09/12/2020, 08:22 WIB
Marc Marquez perpanjang kontrak dengan Honda hingga akhir 2024. (Photo by PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP) PIERRE-PHILIPPE MARCOUMarc Marquez perpanjang kontrak dengan Honda hingga akhir 2024. (Photo by PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pebalap Repsol Honda Marc Marquez baru saja selesai menjalani operasi ketiga untuk menyembuhkan lengan kanannya, akibat cedera patah tulang humerus tangan kanan yang dialami pada musim pembuka MotoGP 2020 di Jerez.

Setelah melakukan operasi pertama pada Juli lalu, Marquez sempat nekat kembali ke lintasan untuk mengikuti tes bebas MotoGP Andalusia, namun keputusannya itu adalah sebuah kesalahan besar.

Baca juga: Konsumen Ingin Beli Mobil Listrik, Tapi Harganya Masih Mahal

Cedera yang dialami pria berusia 27 tahun itu justru bertambah parah hingga akhirnya harus menjalani operasi kedua dan melewatkan sepanjang seri MotoGP 2020.

Operasi ketiga yang dijalani Marquez diprediksi akan membuat Marquez butuh waktu lama untuk pemulihan. Pebalap yang dijuluki The Baby Alien itu setidaknya membutuhkan waktu enam bulan untuk sembuh total.

Dokter Xavier Mir dari Rumah Sakit Universitari Dexeus saat menangani operasi jari Marc Marquez pada April 2015.TWITTER.com/marcmarquez93 Dokter Xavier Mir dari Rumah Sakit Universitari Dexeus saat menangani operasi jari Marc Marquez pada April 2015.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kondisi Marquez akhirnya mendapat sorotan dari mantan direktur Repsol Honda Livio Suppo yang menyebut Direktur Medis MotoGP Angel Charte dan ahli traumatologi Xavier Mir sebagai pihak yang harus bertanggung jawab atas kasus cedera yang dialami Marc Marquez.

“Saya bisa bilang bahwa kesalahaan ada pada para dokter,” ujar Suppo dikutip dari GPone, Selasa (8/12/2020).

Bukan tanpa sebab, Suppo mengatakan kesalahan serupa juga sempat terjadi saat Jack Miller mengalami retak tulang belakang pada tahun 2016 silam. 

Baca juga: Diskon Hatchback Akhir Tahun, Honda Jazz Rp 15 Juta, Toyota Yaris Rp 25 Juta

“Saat Miller mengalami retak tulang belakang, dokter yang sama yang memberi izin kepada Marc, (yakni) Mir dan Charte juga memberikan izin kepada Miller,” ucap Suppo.

"Pengalaman saya dengan kecelakaan yang dialami teman saya, Filipo Preziosi, membuat saya bertanya kepadanya tentang dokter lain. Hasilnya, semua dokter yang saya temui mengatakan Jack seharusnya tidak balapan karena risiko kelumpuhan akibat kecelakaan apapun sangat tinggi,” tambahnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.