Jajal Motor Roda 3 Piaggio MP3 500 HPE Sport Advance, Banyak Serunya

Kompas.com - 22/11/2020, 09:21 WIB
Piaggio MP3 500 HPE Sport Advance Foto: IstimewaPiaggio MP3 500 HPE Sport Advance
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Piaggio MP3 500 HPE Sport Advance meluncur belum lama ini. Kompas.com mendapat kesempatan menjajalnya sebentar untuk berkeliling seputaran Jakarta.

Waktu dan jarak tempuh pada sesi tes dibatasi karena masih masa pandemi. Tapi setidaknya cukup untuk merasakan keasyikan dan impresi mengendarai skuter berkaki tiga tersebut.

Baca juga: Jajal Vespa Sei Giorni II Edition, Lebih Galak

Piaggio MP3 500 HPE dibanderol dengan harga Rp 360 juta on the road (OTR) Jakarta. Motor ini sudah dapat dipesan di diler resmi Piaggio Indonesia.

Piaggio MP3 500 HPE Sport Advance Foto: Istimewa Piaggio MP3 500 HPE Sport Advance

1. Desain

Menilik desain Piaggio MP3 500 HPE Sport Advance tampak tidak jauh berbeda dengan MP3 500 Bussiness, atau juga generasi sebelumnya.

Fasia depannya terlihat besar untuk mengakomodir dua ban. Bentuk jok dan bodi belakang juga tidak jauh berbeda dengan sebelumnya. Hanya saja peleknya kini berwarna hitam membuatnya jadi lebih sporty.

Windshield tinggi jadi kunggulan karena dapat menahan terpaan angin langsung ke badan, sayang pengaturannya masih manual. Spion tinggi juga memudahkan melihat kondisi belakang. 

Piaggio MP3 500 HPE Sport Advance Foto: Istimewa Piaggio MP3 500 HPE Sport Advance

2. Posisi berkendara

Piaggio MP3 500 HPE memiliki dimensi panjang 2.200 mm dan lebar 800 mm. Jarak sumbu roda 1.540 mm dan tinggi tempat duduk 790 mm. Membuat tinggi pengendara di bawah 170 cm harus jinjit.

Posisi duduknya nyaman khas naik skuter besar. Posisi tangan dan kaki leluasa. Joknya lebar dapat memangku badan dengan baik. Ditambah ada senderan kecil pembatas dengan jok belakang.

Piaggio MP3 500 HPE Sport Advance Foto: Istimewa Piaggio MP3 500 HPE Sport Advance

3. Pengendalian

Bodi bongsor bukan berarti motor tidak lincah. Dengan dua roda di depan tentu ada penyesuaian saat berkendara. Tapi bukan hal yang sulit karena secara natural motor mudah dikendalikan.

Piaggio sudah lama bermain motor roda tiga. Banyak aspek yang diperhatikan dan salah satu yang krusial yaitu pengendalian.

Suspensi depan dirancang agar dapat mengikuti gerak motor sesuai kondisi jalan. Sudut beloknya pun bisa miring sesuai keinginan pengendara.

Baca juga: Modifikasi All New Honda Scoopy 2020, Jadi Makin Modis

Dengan dua roda dan bentuk suspensi tersebut, membuat pengendara lebih percaya diri saat melahap tikungan.

Asiknya lagi dengan dua roda di depan mudah untuk menghindari lubang karena tinggal "kolongin" seperti mobil. Tapi tetap hati-hati kalau tidak akan terkena ban belakang.

Keunggulan dua roda di depan membuat motor tetap stabil di jalan tidak rata. Saat level jalan tidak rata, kedua ban akan menyesuaikan posisi menyeimbangkan posisi motor.

Jika melewati jalan tidak rata seperti gravel atau makadam, setang akan terasa bergetar karena ban dan suspensi bergantian mencari posisi yang sesuai.

Piaggio MP3 500 HPE Sport Advance Foto: Istimewa Piaggio MP3 500 HPE Sport Advance

4. Penguncian suspensi

Pengendara MP3 500 HPE bisa mengunci suspensi depan secara hidrolik agar motor dapat berdiri tegak. Dengan fitur ini pengendara tidak perlu turun kaki saat di lampu merah.

Roll lock tersebut berbentuk tuas kecil seperti saklar sein tapi letaknya di pangkal setang kanan.

Mekanisme untuk mengaktifkannya dibuat manual. Piaggio menyebut sengaja dibuat manual dan bukan otomatis karena lebih aman.

Pengendara bisa mengaktifkan roll lock jika gas tertutup dan kecepatan di bawah 15 kpj.

Ketika suspensi bisa dikunci akan ada tanda kedip di panel instrumen. Jadi pengendara bisa mengunci suspensi depan sebelum turun kaki.

Jika mengaktifkannya manual maka sistem pelepasannya otomatis. Pengendara cukup putar gas maka penguncian suspensi itu akan terbuka. Kemudian motor dijalankan seperti biasa.

5. Rem

MP3 500 HPE punya empat rem yaitu rem depan, rem belakang, rem kaki dan rem parkir. Khusus untuk rem parkir digunakan saat motor diparkir atau ditinggal lama.

Adapun berfungsi seperti rem lainnya. Letak rem kaki ini ada di lantai dek sebelah kanan. Sistemnya menggabungkan antara rem depan dan belakang.

Sistem penggabungan ini ala-ala combi brake system (CBS). Tapi tidak disebutkan rinci berapa jumlah perbandingan rem depan dan belakang saat melakukan pengereman.

Untuk diketahui rem depan MP3 500 HPE menggunakan cakram ganda 258 mm dan rem belakang pakai cakram 240 mm. Semuanya sudah Anti-Lock Braking System (ABS).

Piaggio MP3 500 HPE Sport Advance Foto: Istimewa Piaggio MP3 500 HPE Sport Advance

6. Fitur

MP3 500 HPE punya dua mode berkendara ECO atau STD melalui sistem Ride-by-Wire. Mode ECO untuk gaya berkendara santai sedangkan mode STD seperti biasa.

Piaggio MP3 500 HPE turut dilengkapi sistem kontrol traksi. Piaggio menyebutnya Anti-Slip Regulation (ASR). Fungsinya mencegah roda mengalami spin atau slip.

Motor kini juga sudah punya fitur gigi mundur. Hal ini akan memudahkan pengendara untuk parkir atau sekadar memindahkan posisi motor.

Piaggio MP3 500 HPE Sport Advance Foto: Istimewa Piaggio MP3 500 HPE Sport Advance

7. Performa

Piaggio MP3 500 HPE memakai mesin baru. HPE singkatan dari High Performance Engine. Mesin ini mengalami ubahan mulai dari bentuk dome piston dan lainnya agar performa meningkat.

Perubahan itu disebut membuat kinerja mesin lebih efisien sampai 14 persen ketimbang mesin serupa di generasi sebelumnya. Konsumsi BBM juga lebih baik mencapai 25 km/liter.

Di atas kertas spesifikasinya memakai mesin 493 cc satu silinder yang mampu memproduksi 44,2 tk di 7.750 rpm dan torsi 47.5 Nm di 5.500 rpm.

Kompas.com tidak menjajalnya sampai kecepatan puncak karena jalan ramai dan bukan itu yang dicari. Tapi sejauh yang dirasakan ialah tarikannya enteng untuk motor dengan bobot besar.

Suara mesin dari knalpot terdengar cukup keras karena mesinnya besar. Getaran saat gas dibuka juga terasa di setang meski tidak sampai mengganggu. Lebih terasa seperti karakter motor.

Spesifikasi Piaggio MP3 500 HPE Sport Advance

P X L: 2.200 mm x 800 mm
Jarak Sumbu Roda: 1.540 mm
Tinggi tempat duduk: 790 mm
Kapasitas Tangki Bensin: 13,2 Liter

Mesin: HPE, 4-Tak, satu silinder, pendingin cairan
Kapasitas: 493 cc
Diameter x Langkah: 94 x 71 mm
Daya Maksimum: 32,5 kW (44,2 dk)/ 7.750 rpm
Torsi Maksimum: 47,5 Nm/ 5.500 rpm
Sistem Bahan Bakar: Injeksi, ride by wire, double mapping (ECO dan STD)
Transmisi: Otomatis, CVT

Suspensi Depan: articulated quadrilateral, hydraulic suspension locking system, stroke 85 mm
Suspensi belakang: Suspensi ganda, 4 pengaturan preload, stroke 108 mm
Ban Depan: 110/70-13 (Tubeless)
Ban Belakang: 140/70-14 (Tubeless)
Rem Depan: Cakram ganda 258 mm
Rem Belakang: Cakram 240 mm
Sistem pengereman: ABS (Anti-Lock Braking System)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X