Rahasia Marc Marquez Taklukkan RC213V, Harus Sering Jatuh

Kompas.com - 06/10/2020, 15:41 WIB
Marc Marquez saat sesi tes pra-musim di Sepang, Malaysia. (Photo by Mohd RASFAN / AFP) MOHD RASFANMarc Marquez saat sesi tes pra-musim di Sepang, Malaysia. (Photo by Mohd RASFAN / AFP)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Marc Marquez merupakan satu-satunya pebalap Repsol Honda yang disebut mampu menaklukkan RC213V hingga saat ini di grid MotoGP.

Klaim ini seiring dengan suksesnya Marc di kelas utama alias Grand Prix sejak kedatangannya pada 2013 lalu. Dalam rentang waktu tujuh musim, ia telah membukukan 56 kemenangan dan enam gelar juara dunia bersama Honda.

Sementara performa para pebalap Honda lainnya seperti Cal Crutchlow, Takaaki Nakagami, Alex Marquez, sampai sang test rider Stefan Bradl yang kini menggantikan sementara posisi Marc karena cedera di musim ini, masih tersendat.

Baca juga: Marc Marquez Tak Sabar Ingin Balapan

Pebalap Repsol Honda Team asal Spanyol, Marc Marquez, saat menjalani sesi latiha bebas MotoGP Aragon di Sirkuit Motorland, Alcaniz, Sabtu (21/9/2019).AFP/JOSE JORDAN Pebalap Repsol Honda Team asal Spanyol, Marc Marquez, saat menjalani sesi latiha bebas MotoGP Aragon di Sirkuit Motorland, Alcaniz, Sabtu (21/9/2019).

Tanpa kehadiran Marc, pabrikan Honda terlempar dari daftar lima pebalap teratas pada papan klasemen sementara 2020.

Dilansir Motorsport-Total, Selasa (6/10/2020) Marc mengakui bahwa tidak mudah dalam menaklukkan RC213V karena mesinnya begitu agresif. Tak heran, banyak yang mengakui bahwa motor ini sebagai salah satu yang tersulit dikendalikan.

"Honda sebenarnya memiliki motor yang bagus dengan segenap potensinya. Tapi Anda harus benar-benar berada dalam kondisi 100 persen prima ketika mengendarainya," kata dia.

"Anda harus berkendara secara agresif, khususnya saat hendak melewati lintasan. Sulit diungkapkan dengan kata-kata memang, Anda harus sering terjatuh dahulu supaya memahami karakternya," lanjut Marc.

Baca juga: Moto Guzzi V85 TT Tracker, Banting Setir dari Kiblat Adventure

Jorge Lorenzo saat menjadi rekan setim Marc Marquez di Repsol Honda TeamMOHD RASFAN Jorge Lorenzo saat menjadi rekan setim Marc Marquez di Repsol Honda Team

Jangan ada rasa takut dan penyesalan merupakan keteguhan hati yang sangat sulit digenggam ketika berada di atas RC213V. Jika pebalap ragu, maka potensi motor tidak akan keluar sepenuhnya.

"Anda harus benar-benar menggeber motor ini, ketika Anda sudah menemukan sentuhan dengannya maka Anda bisa melaju lebih cepat lagi," jelas Marc.

"Kemudian setelah itu Anda akan memahami karakternya, karena dengan hal tersebut seorang pebalap bisa mengetahui di mana batas kemampuan dari motor tersebut," tambahnya.

Dalam kesempatan sama, Marc pun menepis tentang isu pengembangan RC213V yang hanya diperuntukkan dirinya. Sebab, sudah sejak lama pabrikan Jepang itu mengedepankan sisi agresifitas berkendara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X