Kompas.com - 15/09/2020, 08:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Valentino Rossi akhirnya harus mengalami kenyataan ketika dirinya dikalahkan oleh anak didik sendiri. Pebalap paling senior di kelas MotoGP ini kalah dari dua muridnya di VR46 Academy.

Pada balapan di MotoGP San Marino, Rossi tak mampu mengejar Franco Morbidelli yang memimpin jalannya balapan hingga finis. Tak hanya itu, Rossi juga tak sanggup memertahankan posisinya dari Francesco Bagnaia.

Baca juga: Hasil MotoGP GP San Marino 2020, Morbidelli Juara, Rossi Gagal Podium

Rossi berkelakar, dirinya sudah mengembangkan ular, melihat performa muridnya sekarang. Meski dikalahkan, Rossi merasa sangat puas dengan jalannya balapan tersebut.

Joan Mir saat berlaga di MotoGP San Marino 2020. (Photo by ANDREAS SOLARO / AFP)ANDREAS SOLARO Joan Mir saat berlaga di MotoGP San Marino 2020. (Photo by ANDREAS SOLARO / AFP)

"Suatu kepuasan yang besar, karena menurut saya ini sesuatu yang unik ada di level ini. Jika kami bertiga bisa ada di podium, itu akan menjadi sesuatu yang bersejarah," ujar Rossi, dikutip dari Motorsport.com.

Rossi mengungkapkan, meski gagal meraih podium, tapi tetap lega. Bahkan, dia sempat bertanya pada dirinya sendiri, "Ide siapa yang memutuskan untuk membuat Academy?"

Baca juga: Tim Satelit Yamaha Pimpin Klasemen MotoGP, Repsol Honda Paling Bawah

"Sungguh, ini adalah kepuasan yang luar biasa, karena kami bekerja setiap hari untuk membuat mereka tumbuh. Kami melakukan sesuatu untuk permotoran Italia, sangat disayangkan mereka sangat kuat begitu awal! Tapi ketika saya berhenti, kami masih bisa mendukung pebalap kami," kata Rossi.

Morbidelli yang merupakan juara dunia Moto2 2017 sudah meraih dua kali podium dengan satu kemenangan. Dia juga akan menjadi rekan setim Rossi musim depan nanti. Sementara Bagnaia yang menjadi juara dunia Moto2 2018, baru meraih satu podium.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.