Waspada Macet, Puncak Arus Balik Liburan Belum Usai

Kompas.com - 18/08/2020, 07:42 WIB
Petugas mengatur lalu lintas kendaraan di ruas jalan tol Cikampek Utama KM 70, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (7/6/2019). PT Jasa Marga (Persereo) Tbk memberlakukan sistem satu arah (one way) sejak pukul 14:05 WIB untuk kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta yang dimulai dari gerbang tol Kalikangkung KM 414 hingga gerbang tol Cikampek Utama KM 70 yang rencananya akan diberlakukan hingga Minggu (9/6/2019). ANTARA FOTO/MUHAMAD IBNU CHAZARPetugas mengatur lalu lintas kendaraan di ruas jalan tol Cikampek Utama KM 70, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (7/6/2019). PT Jasa Marga (Persereo) Tbk memberlakukan sistem satu arah (one way) sejak pukul 14:05 WIB untuk kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta yang dimulai dari gerbang tol Kalikangkung KM 414 hingga gerbang tol Cikampek Utama KM 70 yang rencananya akan diberlakukan hingga Minggu (9/6/2019).
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi puncak arus balik menuju Jakarta dalam rangka libur panjang hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) terjadi pada Senin (17/08/2020).

Untuk jumlah kendaran ke arah Jakarta diperkirakan mencapai 187.196 kendaraan, naik 15,7 persen dibandingkan lalu lintas normal.

Operation & Maintenance Management Group Head Jasa Marga Pratomo Bimawan Putra mengatakan, bahwa angka tersebut merupakan angka kumulatif lalu lintas yang keluar Jakarta di beberapa Gerbang Tol (GT) utama, yaitu GT Cikupa (Barat), GT Ciawi (Selatan) serta GT Cikampek Utama & GT Kalihurip Utama (Timur).

"Kami memprediksi dari seluruh gerbang tol tersebut, distribusi lalu lintas mayoritas dari arah Timur mencapai 53 persen. Sementara itu, untuk kendaraan dari arah Barat sebesar 24 persen dan dari arah Selatan sebesar 23 persen," kata Bima dalam keterangan resminya, Senin (17/8/2020)

Baca juga: Libur Panjang, Lalu Lintas di Tol Cikampek Naik 64 Persen

Kepadatan kendaraan menuju jalur wisata Puncak, Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/8/2020). Tingginya volume kendaraan menuju kawasan wisata Puncak Bogor pada libur akhir pekan dan libur hari kemerdekaan membuat penumpukan dan kepadatan di kawasan tersebut, Sat Lantas Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas buka tutup jalan satu arah serta pemberlakuan sistem lawan arus (contraflow) untuk mengurai kepadatan kendaraan.KOMPAS.com/YULIUS SATRIA WIJAYA Kepadatan kendaraan menuju jalur wisata Puncak, Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/8/2020). Tingginya volume kendaraan menuju kawasan wisata Puncak Bogor pada libur akhir pekan dan libur hari kemerdekaan membuat penumpukan dan kepadatan di kawasan tersebut, Sat Lantas Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas buka tutup jalan satu arah serta pemberlakuan sistem lawan arus (contraflow) untuk mengurai kepadatan kendaraan.

Namun, Bima menjelaskan bila adanya dua puncak arus mudik yang terjadi, yakni Sabtu (15/08/2020) lalu untuk libur HUT ke-75 RI dan yang masih diprediksi terjadi Rabu (19/08/2020) untuk libur panjang Tahun Baru Islam 1442 H.

Dengan demikain, selain Senin (17/8/2020), Jasa Marga memperkirakan bila adanya gelombang kedua untuk arus balik. Sedangkan untuk waktunya sendiri akan jatuh pada hari Minggu (23/08/2020) mendatang.

"Prediksi kami untuk hari ini hanya 37,5 persen dari total realisasi mudik pada tanggal 14-16 Agustus 2020 yang mencapai sekitar 498 ribu kendaraan. Potensi kendaraan untuk keluar Jakarta pun masih sangat tinggi karena lusa (19/08/2020) masih diprediksi akan terjadi lonjakan gelombang kedua arus mudik," ujar Bima.

"Nantinya, seluruh kendaraan mudik dalam priode libur panjang Agustus 2020 ini kami prediksi akan kembali di hari Minggu (23/08/2020)," kata dia.

Jasa Marga mulai lakukan contraflow di CikampekJasa Marga Jasa Marga mulai lakukan contraflow di Cikampek

Karena itu, Bima menjelaskan pengguna jalan tol untuk menghindari waktu-waktu bersamaan untuk kembali ke Jakarta. Hal ini sangat penting untuk diperhatikan guna menghindari kepadatan yang berpotensi terjadi di hari yang diprediksi menjadi puncak arus balik tersebut.

Pengguna jalan diharapkan bisa mengatur waktu perjalanan untuk kembali ke Jakarta. Jasa Marga mengklaim akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk dapat memberlakukan rekayasa lalu lintas seperti contraflow dan penempatan petugas di lokasi rawan kepadatan.

Baca juga: Antisipasi Macet di Tol Cikampek, Truk Barang Mulai Dibatasi

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X