Jarum Speedometer Tidak Berfungsi, Apa Penyebabnya?

Kompas.com - 12/08/2020, 11:22 WIB
Berselang beberapa detik setelah kontak diposisikan on, maka indikator akan mati dan speedometer kembali pada posisi nol. Inilah waktu yang tepat menyalakan motor injeksi Fachri FachrudinBerselang beberapa detik setelah kontak diposisikan on, maka indikator akan mati dan speedometer kembali pada posisi nol. Inilah waktu yang tepat menyalakan motor injeksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Speedometer merupakan bagian dari panel indikator yang berfungsi sebagai penunjuk kecepatan kendaraan. Dalam kondisi tertentu, speedometer kadang bisa tiba-tiba tidak berfungsi.

Matinya speedometer biasanya ditandai dengan tidak berfungsinya jarum penunjuk arah kecepatan. Selain itu, panel lain yang juga ikut terdampak biasanya adalah indikator jarak tempuh atau odometer.

Kepala Bengkel Honda Bintang Motor Cinere Ribut Wahyudi mengatakan, pernyebab matinya speedometer disebabkan oleh faktor yang beragam. Mulai dari kabel yang menjadi penghubung antara panel indikator dengan gearbox sumbu roda depan.

Menurutnya, saat speedometer tidak berfungsi, kabel bisa saja dalam posisi tertekuk atau mungkin putus.

Baca juga: Jangan Matikan AC Mobil dalam Kondisi Hujan

Teknologi girboks seamless pada motor balap MotoGPMotoGP Teknologi girboks seamless pada motor balap MotoGP

“Kalau cuma tertekuk masih bisa diperbaiki. Tapi kalau sudah putus biasanya karena usianya sudah lama. Jadi sebaiknya diganti dengan yang baru,” ujar Ribut saat dihubungi Kompas.com.

Selain kabel, penyebab lain dari matinya speedometer bisa disebabkan oleh gearbox yang sudah rusak atau pemasangan yang kurang pas. Bila gearbox rusak, maka pemilik sebaiknya langsung menggantinya dengan yang baru.

Baca juga: Era Kenormalan Baru, Aktivitas Logistik Masih Turun

Adapun penyebab lain dari matinya speedometer menurut Ribut ialah, panel indikator yang kotor atau memang karena sudah rusak. Bila hanya kotor, panel indikator masih bisa dibuka dan dibersihkan.

“Namun bila rusak, maka satu-satunya cara adalah mengganti denga yang baru. Dibanding kabel dan gearbox, penggatian panel indikator memakan biaya yang lebih besar,” tuturnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X