Cara Mengurus Dokumen Usai Beli Mobil Bekas di Balai Lelang

Kompas.com - 08/07/2020, 14:12 WIB
Salah satu mobil lelang di pelelangan Ibid di Jakarta, Rabu (25/10/2017). Febri Ardani/KompasOtomotifSalah satu mobil lelang di pelelangan Ibid di Jakarta, Rabu (25/10/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Membeli kendaraan bekas di balai lelang jadi salah satu alternatif menarik. Pasalnya, harga yang ditawarkan sering kali jauh lebih murah dibanding pasarannya.

Meski demikian, konsumen harus mengikuti beberapa tahap sebelum mobil benar-benar berpindah tangan dan dikendarai sehari-hari. Termasuk di dalamnya untuk mengurus dokumen laik jalan kendaraan seperti pindah nama.

Daddy Doxa Manurung, Presiden Direktur PT Balai Lelang Serasi (Ibid), mengatakan, konsumen yang berhasil memenangkan lelang akan mendapatkan risalah yang berguna sebagai tembusan saat mengurus surat jalan.

Baca juga: Daftar Harga Mobil Murah di Bursa Lelang, Mulai Rp 40 Jutaan

 

Suasana balai lelang mobil bekas Bidwin. Tercatat pertumbuhan penjualan mobil bekas melalui lelang selama 2018Bidwin Suasana balai lelang mobil bekas Bidwin. Tercatat pertumbuhan penjualan mobil bekas melalui lelang selama 2018

“Dibandingkan dengan beli mobil bekas di showroom, mobil bekas di lelang prosesnya cukup berbeda. Mulai dari daftar hingga menang lelang, ada ketentuannya sendiri,” ujar Doxa, kepada Kompas.com belum lama ini.

Adapun pengurusan kendaraan hasil lelang, sebagaimana dikatakan Kabid Perbendaharaan Bea Cukai Tipe A Tanjung Priok Hari Prabowo, sudah diatur dalam Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2012 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor.

Pada Pasal 56 disebutkan, penerbitan BPKB dilakukan dengan mengisi formulir permohonan, melampirkan tanda bukti identitas dan tanda bukti pemindahan kepemilikan kendaraan bermotor.

Baca juga: Mau Beli Mobil di Balai Lelang, Jangan Nafsu 

Suasana pusat penjualan mobil bekas di Jakarta PusatKompas.com/Setyo Adi Suasana pusat penjualan mobil bekas di Jakarta Pusat

Bukti kepemilikan kendaraan bermotor dapat berupa kwitansi pembelian kendaraan lelang, risalah lelang atau surat pengadilan yang memiliki kekuatan hukum.

Selanjutnya, pemenang lelang dapat menyerahkan bukti hasil pemeriksaan fisik kendaraan ke Polda Metro Jaya guna pengurusan BPKB serta Samsat di wilayah domisili di mana BPKB akan diterbitkan untuk pengurusan STNK.

“Terkait surat atau dokumen jalan itu dibebankan kepada pemenang lelang. Tapi jangan khawatir, untuk mengurusnya di Korlantas mereka tidak perlu form A, tinggal ajukan saja risalah lelang,” kata Hari saat dihubungi.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X