Tips Aman Mengemudi di Tol Layang Japek, Jaga Kecepatan Kendaraan

Kompas.com - 19/06/2020, 08:12 WIB
Sejumlah kendaraan petugas jalan tol melintas di area pengerjaan perbaikan sisi sambung jalan Tol layang Jakarta-Cikampek II (Elevated), di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (11/12/2019). PT Jasa Marga melakukan pembenahan dengan perbaikan siar muai (expansion joint) di puluhan titik Tol layang Jakarta-Cikampek II (Elevated), jelang beroperasi fungsional pada 20 Desember 2019. ANTARA FOTO/Risky AndriantoSejumlah kendaraan petugas jalan tol melintas di area pengerjaan perbaikan sisi sambung jalan Tol layang Jakarta-Cikampek II (Elevated), di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (11/12/2019). PT Jasa Marga melakukan pembenahan dengan perbaikan siar muai (expansion joint) di puluhan titik Tol layang Jakarta-Cikampek II (Elevated), jelang beroperasi fungsional pada 20 Desember 2019.
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Setiap pengemudi wajib hukumnya untuk memastikan keamanan dan kenyamanan selama berkendara.

Kondisinya, entah saat berkendara di jalan perkotaan, di jalan tol maupun di jalan tol layang seperti Jakarta - Cikampek ( elevated) II.

Perbedaan kondisi jalan, serta kontur yang bergelombang membuat pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas di jalan sepanjang 36,4 kilometer tersebut.

Mungkin bagi yang pernah melintas di jalan tol Japek II sudah bisa merasakan saat berkendara di jalan dengan ketinggian 12 meter tersebut.

Baca juga: Pekan Depan, Tilang Elektronik di Jawa Timur Kembali Diberlakukan

Tetapi, bagi yang belum pernah melewatinya, berikut ada beberapa tips aman saat melintas di jalan tol Japek II elevated

1. Menjaga kecepatan kendaraan

Ilustrasi rambu batas kecepatan maksimal yang diperbolehkan.Sebastian Bozon / AFP Ilustrasi rambu batas kecepatan maksimal yang diperbolehkan.

Saat melintas di jalan tol Japek II elevated pengemudi wajib memperhatikan batas kecepatan kendaraannya. Jangan menyamakan jalan tol layang tersebut dengan jalan tol pada umumnya.

Terlebih, kondisi sambungan disebut tidak rata sehingga bisa berpengaruh pada laju kendaraan jika kurang berhati-hati.

“Jaga kecepatan kendaraan antara 60 kilometer per jam dan maksimal 80 kilometer per jam, karena sambungan tidak rata,” ujar Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana kepada Kompas.com, Kamis (18/6/2020).

Baca juga: Ingat, Masa Berlaku Pelat Nomor Cantik Hanya 5 Tahun

2. Fokus pada tujuan

Ilustrasi mengemudi.SHUTTERSTOCK Ilustrasi mengemudi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X