Karoseri Rancang Bus dengan Prinsip Social Distancing

Kompas.com - 17/06/2020, 14:21 WIB
Laksana Bus Legacy SR2 Suites Class. Kompas.com/DonnyLaksana Bus Legacy SR2 Suites Class.

JAKARTA, KOMPAS.com – Dampak dari virus corona membuat sektor transportasi darat menurun. Contohnya seperti bus antar kota antar provinsi (AKAP) yang hanya boleh mengangkut 70 persen dari kapasitas kursinya.

Di balik menurunnya pendapatan bus AKAP, industri karoseri sebagai pembuat bodi bus juga ikut terdampak.

Kondisi seperti sekarang yang akan melakukan kenormalan baru membuat karoseri harus membuat inovasi terbaru.

Karoseri Laksana asal Ungaran sebenarnya sudah memiliki bodi Suites Class yang hanya bisa mengangkut 20 penumpang dengan kursi rebah dan jarak yang cukup antar penumpangnya. Namun biaya pembuatan bodinya cukup mahal.

Baca juga: Punya Uang Rp 70 Jutaan, Ini Pilihan Mobil Bekas di Masa Pandemi

Kabin markopolo biosafebus-truck.id Kabin markopolo biosafe

Export Manager Karoseri Laksana, Werry Yulianto mengatakan, sedang mengajukan usulan bus social distancing ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) selain model suites class.

“Kalau sudah dapat persetujuan, kita akan luncurkan bus dengan prinsip social distancing di kabinnya, selain model suites class,” kata Werry kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Baca juga: Nmax Adu Kambing dengan Scoopy Gara-gara Cornering di Jalan Raya

Werry menambahkan, karoseri coba memberikan alternatif bus selain suites class yang bisa dipakai dengan mengikuti imbauan social distancing. Lebih baik membuat bus yang menerapkan social distancing daripada tidak penuh kapasitasnya.

“Sekarang kita belum berani meluncurkan busnya, memastikan dahulu semuanya sudah sesuai dengan aturan yang akan berlaku dan diperbolehkan untuk bus dengan model seperti ini,” ucap Werry.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X