Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 13/02/2020, 08:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Nama Peugeot sempat besar di Indonesia lewat model hatchback Peugeot 206. Namun rupanya Astra Peugeot tak mau terburu-buru menambah portofolio produk selain SUV.

Rokky Irvayandi, CEO Astra Peugeot, mengatakan, saat ini di tataran global Peugeot memiliki 208 yang juga berjenis hatchback, model yang sempat laris di Indonesia. Tapi, sayang harganya terlalu mahal untuk konsumen Indonesia.

Baca juga: Seperti Apa Wajah Peugeot 208 Baru?

"Sebetulnya ada Peugeot 208, tapi kira-kira masuk sini berapa, sampai sekarang saya belum melihat kesesuaian antara harga dengan penerimaan konsumen. Karena itu kita masih belum mau memasukkan 208," kata Rokky di Jakarta, belum lama ini.

Peugeot 208Foto: Peugeot Peugeot 208

Rokky mencoba realistis melihat harga 208 jika ingin dipasarkan di Indonesia. Sebab harga merupakan salah satu pertimbangan penting bagi konsumen di segmen tersebut saat mau membeli mobil baru.

Baca juga: 2 Penyebab Harga Peugeot 3008 dan 5008 Allure Plus Lebih Murah

Harga Peugeot 208 masih terlalu mahal karena dibuat di Perancis. Sedangkan Rokky tidak merinci apakah pabrik PSA Group di Malaysia juga sudah merakit 208 untuk pasar Asia.

"Tidak perlu dirakit di Malaysia sebetulnya, kita punya banyak pilihan, bisa ambil dari Malaysia atau Perancis. Tapi jika bicara harga tentu dari Perancis akan lebih tinggi sebab dari Malaysia dapat nol persen import tax," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.