Suzuki Indonesia Buka Suara soal Sepeda Motor Listrik

Kompas.com - 05/02/2020, 09:12 WIB
Logo Suzuki. AUTONEWS.comLogo Suzuki.

JAKARTA, KOMPAS.com - Era elektrifikasi di Indonesia perlahan muncul. Produsen otomotif, dari merek mobil hingga sepeda motor mulai memamerkan, bahkan ada yang sudah menjual kendaraan listrik di Tanah Air.

Bahkan, pemerintah pun sudah menyiapkan sejumlah insentif kepada masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik. Contoh, bulan ini Pemprov DKI Jakarta memberikan program bebas pajak BBN-KB kepada pengguna mobil dan motor listrik murni.

Melihat kondisi itu, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) pun tidak tinggal diam. Meski terlihat santai, tetapi produsen motor asal Jepang itu ternyata sedang melakukan pengembangan motor listrik.

Baca juga: Pilihan Mobil Bekas Rp 70 Jutaan, Bisa Dapat CR-V hingga BMW

"Prinsipal dan tentunya kami juga ikut dilibatkan dalam proses ini. Namun, nantinya model yang lahir sebagai model global," ucap Yohan Yahya, 2W Sales & Marketing Departement Head PT SIS ketika berbincang dengan KOMPAS.com dalam acara peluncuran oli Ecstar di SCBD, Jakarta, Selasa (4/2/2020).

Line up motor Suzuki di Tokyo Motor Show 2017, Kamis (25/10/2017).Agung K/KompasOtomotif Line up motor Suzuki di Tokyo Motor Show 2017, Kamis (25/10/2017).

Yohan menjelaskan, era kendaraan listrik bukan hanya terjadi di Indonesia, tetapi mengarah secara global. Otomatis, harus ikut mendukung dan bermain di segmen itu, karena itu merupakan masa depan industri otomotif di dunia.

Baca juga: Mobil Bekas Rp 100 Jutaan, Pilihannya Mulai Jazz hingga Camry

"Kita harus dukung, namun waktunya kapan belum bisa kita informasikan. Menurut saya, perkembangan ini begitu cepat, dan kami akan ikut menyesuaikan dengan kondisi atau zaman itu," kata Yohan.

Paling Diminati

Modifikasi Suzuki NEX II bergaya adventure di IMOS 2018stanly Modifikasi Suzuki NEX II bergaya adventure di IMOS 2018

Ketika ditanya, menurut Suzuki motor listrik yang seperti apa untuk cocok diterapkan atau dijual di Indonesia?

Yohan menyebut, tergantung dari permintaan dan juga tren, apabila sekarang pasar tumbuh di kelas skutik, maka dalam waktu beberapa tahun ke depan belum tentu.

Baca juga: Hapus Jamur Kaca Mobil dengan Pasta Gigi

"Jadi kalau kami melihatnya tergantung nanti trennya seperti apa. Saya tidak bisa bilang motor listrik yang cocok di Indonesia harus skutik, kalau kenyataannya tren nanti berubah, mau bagaimana. Jadi kita akan mengikuti tren saja," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X