Siap-siap, Tarif Tol Dalam Kota Bakal Naik

Kompas.com - 26/01/2020, 08:51 WIB
Kepadatan di pintu keluar tol dalam kota di Semanggi, Jakarta Pusat, Selasa (5/4/2016). Pemprov DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya uji coba penghapusan sistem three in one hari ini. KOMPAS.com/KAHFI DIRGA CAHYAKepadatan di pintu keluar tol dalam kota di Semanggi, Jakarta Pusat, Selasa (5/4/2016). Pemprov DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya uji coba penghapusan sistem three in one hari ini.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk, bakal melakukan penyesuaian tarif Tol Dalam Kota sesaat lagi. Hal ini sudah mulai disosialisasikan baik dari media sosial serta pengumuman di pintu-pintu masuk tol.

Berdasarkan informasi dari akun resmi Instagram @official.jasamarga, disebutkan bila penyesuaian tarif untuk ruas dalam kota dilakukan sesuai dengan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 1231/KPTS/M/2019.

Ketika mengkonfirmasikan ini, Irra Susiyanti, selaku Marketing & Communication Department Head Jasa Marga Regional Jabodetabek Jabar, enggan untuk memberikan komentar lebih jauh mengenai perubahan tarif serta kapan waktu penerapannya.

Baca juga: Dikebut, Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Bisa Digunakan Saat Lebaran

"Ditunggu saja update-nya, nanti akan kami infokan lebih lanjut," tulis Irra dalam pesan singkatnya kepada Kompas.com, Sabtu (25/1/2020).

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

#Repost @jsmr_jabodetabekjabar • • • • • • Pasti kalian penasaran dong kenapa sih harus ada penyesuaian tarif? Jadi gini #KawanJM, penyesuaian tarif itu dilakukan secara berkala setiap dua tahun, yang telah diatur dalam Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 38 Tahun 2004, berdasarkan tarif lama yang disesuaikan dengan pengaruh kumulatif inflasi selama dua tahun, hal ini bertujuan untuk meringankan beban pengguna jalan tol. Karena apabila tarif tol tetap selama masa konsensi atau tidak ada kenaikan berkala, maka tarif tol pada masa konsesi berikutnya akan menjadi tinggi dan diluar daya beli masyarakat, serta jalan tol tidak bisa memberikan manfaat sebagai jalan alternatif. . Nah, dalam waktu dekat ini Ruas Tol Dalam Kota akan diberlakukan penyesuaian tarif sesuai dengan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 1231/KPTS/M/2019. . Jangan lupa pastikan kecukupan saldo uang elektronik kalian, tetap waspada dan selalu perhatikan rambu-rambu keselamatan yang ada yah. @official.jasamarga @kemenpupr @bpjt_info @kementerianbumn @official.cmnp #JeJeInfo #JeJeUpdate #penyesuaiantariftol #JasaMargaRegionalJabodetabekJabar #JasaMargaConnectingIndonesia #BUMNHadirUntukNegeri #toldalkot #toldalamkota

A post shared by PT Jasa Marga (Persero) Tbk (@official.jasamarga) on Jan 24, 2020 at 12:18am PST

Penyesuaian tarif bakal dilakukan untuk ruas Cawang- Tomang- Pluit dan Cawang- Tanjung Priok- Ancol Timur-Jembatan Tiga/Puit.

Dijelaskan pula, bila penyesuaian tarif dilakukan secara berkala setiap dua tahun yang memang telah diatur dalam Keputusan Menteri PUPR Nomor 38 Tahun 2004. Berdasarkan tarif lama yang disesuaikan dengan pengaruh kumulatif inflasi selama dua tahun.

Baca juga: Kartu Tol Hilang, Hanya Ada Satu Solusi

Tujuannya diklaim untuk meringankan beban pengguna jalan tol. Karena bila tarif tol tetap selama masa konsensi atau tidak ada kenaikan berkala, maka tarif tol pada masa konsensi berikutnya akan menjadi tinggi dan di luar daya beli masyarakat.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X