Pascabanjir, Peminat SUV Seken Bisa Melonjak

Kompas.com - 06/01/2020, 17:03 WIB
Seorang pengunjung melihat deretan mobil bekas yang dipajang di bursa mobil Sriwedari, Solo, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (15/12/2019). Ari PurnomoSeorang pengunjung melihat deretan mobil bekas yang dipajang di bursa mobil Sriwedari, Solo, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (15/12/2019).
Penulis Ari Purnomo
|

 

JAKARTA, KOMPAS.com- Banjir besar yang melanda wilayah Jakarta dan sekitarnya bakal berpengaruh pada pemilihan jenis mobil. Selama ini mungkin banyak yang lebih memilih jenis mobil MPV atau sedan sebagai mobil keluarga.

Tetapi, dengan banyaknya mobil yang menjadi korban hingga terendam akhirnya mengubah ketertarikan pada jenis mobil tersebut. Manager Senior Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua Herjanto Kosasih memperkirakan, nantinya warga Jakarta akan lebih memilih mobil jenis SUV.

“Saya memprediksi nantinya akan banyak yang mencari mobil jenis SUV, seperti Fortuner, Pajero Sport, CRV atau mobil SUV yang lainnya,” terangnya saat dihubungi KOMPAS.com, Senin (6/1/2020).

Baca juga: Cari Mobil Bekas Kena Banjir, Harga Bisa Jauh Lebih Murah

Herjanto menambahkan, salah satu alasan dalam pemilihan jenis mobil tersebut adalah ketinggian mobil. Dengan begitu, maka mobil SUV dianggap lebih aman saat kondisi tengah banjir.

Seorang pedagang memasang kertas berisi spesifikasi mobil yang akan dijual di bursa mobil Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, Minggu (15/12/2019). Setiap Minggu ratusan mobil bekas dijajakan di Bursa Mobil Sriwedari.Ari Purnomo Seorang pedagang memasang kertas berisi spesifikasi mobil yang akan dijual di bursa mobil Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, Minggu (15/12/2019). Setiap Minggu ratusan mobil bekas dijajakan di Bursa Mobil Sriwedari.

Berbeda halnya dengan mobil tipe atau jenis MPV maupun sedan yang banyak menjadi korban banjir. Dengan pertimbangan itulah, maka diperkirakan akan banyak yang beralih untuk memiliki mobil jenis SUV.

“Sebelumnya jenis mobil SUV memang sudah laku, tetapi nanti pasti akan lebih laku lagi. Dan harganya juga tidak terlalu mahal-mahal banget,” ujarnya.

Baca juga: Cara Mendeteksi Lebih Detail Mobil Bekas yang Pernah Terendam Banjir

Dengan banyaknya yang akan melirik jenis mobil SUV, Herjanto mengatakan, kondisi tersebut jelas akan berdampak pada kenaikan harga mobil bekasnya.

Tetapi, Herjanto belum bisa memperkirakan berapa kemungkinan harga akan mengalami kenaikan.

“Harganya pastilah akan mengalami kenaikan,” tuturnya.

Bursa mobil bekas di Mall Blok M Lt. Basement, Jakarta SelatanKompas.com/Dio Bursa mobil bekas di Mall Blok M Lt. Basement, Jakarta Selatan

Sementara itu, mengenai geliat pembelian mobil bekas pascabanjir, Herjanto menyampaikan, diawal tahun ini sepertinya belum ada geliatnya. Terlebih, banyak pemilik mobil yang menjadi korban banjir.

Sehingga, mobilnya masuk bengkel untuk dilakukan perbaikan maupun perawatan. Untuk kondisi normal jual beli mobil bekas, Herjanto memperkirakan akan terjadi setelah Imlek.

“Pengalaman sebelum Imlek dan setelah Imlek itu 15 hari akan hujan terus, mungkin setelah seminggu dari itu sudah mulai normal lagi,” ungkapnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X