Cara Sederhana Merawat Jas Hujan, Jangan Asal Lipat dan Simpan

Kompas.com - 26/12/2019, 16:22 WIB
Pengendara sepeda motor mengenakan jas hujan saat terjadi hujan di Jalan Katedral, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Minggu (22/12/2019). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan informasi dini cuaca ektrem yang akan melanda sejumlah wilayah di Indonesia pada hari Minggu (22/12/2019), dan Senin (23/12/2019). KOMPAS.com/M LUKMAN PABRIYANTOPengendara sepeda motor mengenakan jas hujan saat terjadi hujan di Jalan Katedral, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Minggu (22/12/2019). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan informasi dini cuaca ektrem yang akan melanda sejumlah wilayah di Indonesia pada hari Minggu (22/12/2019), dan Senin (23/12/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Jas hujan alias rain coat merupakan perlengkapan tambahan wajib pesepeda motor di musim hujan. Namun jangan abaikan perawatan jas hujan, sebab perlakuan yang salah membuat umur pakainya cuma sebentar.

Alexander Reyner, pemilik toko perlengkapan berkendara motor, RC Motogarage, mengatakan, salah satu perilaku yang membuat jas hujan cepat rusak ialah terlalu lama dilipat dan ditaruh di bagasi jok motor.

Baca juga: Ingat Pakai Jas Hujan Ponco Saat Berkendara Motor Berbahaya!

"Kalau habis dipakai didiamkan dulu untuk memastikan jas hujan kering. Jangan belum kering langsung dilipat dan ditaruh di bagasi atau tempat yang punya suhu panas karena membuat bahan jadi getas," kata Reyner kepada Kompas.com, belum lama ini.

Pengendara sepeda motor mengenakan jas hujan saat terjadi hujan di Jalan Ir. H. Juanda, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (22/12/2019). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan informasi dini cuaca ektrem yang akan melanda sejumlah wilayah di Indonesia pada hari Minggu (22/12/2019), dan Senin (23/12/2019).KOMPAS.com/M LUKMAN PABRIYANTO Pengendara sepeda motor mengenakan jas hujan saat terjadi hujan di Jalan Ir. H. Juanda, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (22/12/2019). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan informasi dini cuaca ektrem yang akan melanda sejumlah wilayah di Indonesia pada hari Minggu (22/12/2019), dan Senin (23/12/2019).

Khusus untuk jas hujan dengan material polyester dan gore tech perawatannya lebih sulit. Jika sehabis dipakai, Reyner menyarankan, kedua bahan tersebut dibilas dulu dengan air untuk menghilangkan kotoran.

"Setelah dipakai, kalau kotor jangan dicuci pakai sabun. Kalau mau pakai sabun, pakai yang khusus buat gore tech atau waterprof. Kalau emang engga mau beli, cukup basuh pakai air hangat dan lap pakai kanebo," katanya.

Baca juga: Pintar Memilih Jas Hujan Hindarkan Diri dari Kecelakaan

Namun bagaimapun tiap benda pasti punya masa pakai meski sudah dirawat dengan baik. Untuk itu ada baiknya jas hujan juga disemprot cairan anti air serbaguna yang sudah banyak di pasaran.

"Bisa juga disemprot spray waterprof, merek apapun itu bisa dan sudah banyak yang jual sekarang kaya efek daun talas. Sebab jas hujan memang sebaiknya dilakukan recoating," katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X