Kebijakan Lalu Lintas Selama Masa Libur Natal dan Tahun Baru

Kompas.com - 17/12/2019, 11:24 WIB
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com- Menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2020, pemerintah menyiapkan berbagai strategi untuk kelancaran lalu lintas. Mulai menerapkan sistem one way, pembatasan waktu istirahat di rest area jalan tol hingga pembatasan kendaraan berat alias truk ODOL.

Upaya ini dilakukan dengan harapan lalu lintas bisa lancar pada puncak libur Natal dan Tahun Baru 2020. Berikut beberapa strategi yang dilakukan oleh pemerintah:

Rekayasa lalu lintas

Ribuan pengendara terjebak hingga empat jam di jalur Puncak-Cianjur, Jawa Barat, hingga Sabtu (8/6) sore petugas belum dapat melakukan sistem satu arah karena kendaraan dari kedua arah masih sama-sama padat.ANTARA/Ahmad Fikri Ribuan pengendara terjebak hingga empat jam di jalur Puncak-Cianjur, Jawa Barat, hingga Sabtu (8/6) sore petugas belum dapat melakukan sistem satu arah karena kendaraan dari kedua arah masih sama-sama padat.

Kawasan puncak masih menjadi primadona untuk menghabiskan libur Natal dan Tahun Baru 2020. Peningkatan volume kendaraan dipastikan akan terjadi di kawasan tersebut.

Maka dari itu, Kepolisian Resort Cianjur, Jawa Barat, berencana melakukan rekayasa lalu lintas berupa one way dan buka tutup. Kebijakan itu diambil untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan yang terjadi.

“Kita tahu jalur Puncak ini kan jalannya cuma satu, sehingga rekayasa jalan seperti buka tutup dan one way akan dilakukan pada jam-jam tertentu,” kata Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto di Cianjur, Senin (16/12/2019).

Baca juga: Libur Natal dan Tahun Baru, Ada Rekayasa Lalu Lintas di Jalur Puncak

Rekayasa lalu lintas di kawasan Puncak merupakan bagian dari rencana strategis dari Operasi Lilin Lodaya 2019. Saat ini, Polres Cianjur masih berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait rencana rekayasa lalu lintas tersebut.

“Nanti akan disampaikan kepada publik mengenai jadwalnya. Jam-jam berapa saja buka tutup antara jalur Bogor-Cianjur-Bandung dan Bandung-Cianjur-Bogor-Jakarta diberlakukan,” ujar dia.

Pendirian Pos Pengamanan dan Terjunkan Tim Pengurai

Selain rencana rekayasa jalan, Polres Cianjur juga akan mendirikan 13 pos pengamanan (pospam) dan pos pelayanan (posyan) di sejumlah titik.

“Kita juga bersama Dinas Perhubungan dan Satpol PP telah membentuk tim pengurai kemacetan. Ketika terjadi kemacetan atau ada potensi kemacetan, tim ini langsung bergerak melakukan penguraian,” katanya.

Sejumlah kendaraan melintas ruas jalan Cugenang Cianjur, Jawa Barat beberapa waktu lalu. Mulai hari ini, Kamis (30/05/2019) ruas jalan nasional itu tertutup untuk kendaraan berat.KOMPAS.com/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN Sejumlah kendaraan melintas ruas jalan Cugenang Cianjur, Jawa Barat beberapa waktu lalu. Mulai hari ini, Kamis (30/05/2019) ruas jalan nasional itu tertutup untuk kendaraan berat.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.