Waspada, Efek Musim Hujan terhadap Kaki-kaki Mobil

Kompas.com - 14/12/2019, 15:55 WIB
Pengguna kendaraan menembus hujan di Jl. M.H. Thamrin, Jakarta, Jumat (22/2/2019). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan akan mengguyur wilayah Jabodetabek pada Jumat (22/2/2019) siang. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPengguna kendaraan menembus hujan di Jl. M.H. Thamrin, Jakarta, Jumat (22/2/2019). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan akan mengguyur wilayah Jabodetabek pada Jumat (22/2/2019) siang.

JAKARTA, KOMPAS.com – Memasuki musim hujan, pemilik mobil harus lebih memperhatikan beberapa hal agar kondisi mobil selalu optimal. Salah satunya menjaga kesehatan bagian kaki-kaki, seperti sokbreker dan turunannya.

Sebagai komponen yang berada paling dekat dengan jalan, bagian kaki-kaki jadi yang paling rentan kena air dan kotoran.

Imam Choiri alias Apre, pemilik bengkel AP Speed di Cipinang Jakarta Timur, mengatakan, jika bagian kaki-kaki rawan rusak akibat terkena air, terutama saat musim hujan seperti sekarang.

Baca juga: Jarang Balancing Roda, Ini Risikonya buat Kaki-kaki Mobil

Ilustrasi bengkel kaki-kaki mobil alternatif KompasOtomotif Ilustrasi bengkel kaki-kaki mobil alternatif

“Untuk kaki-kaki seperti sokbreker akan mudah dihinggapi kotoran dari air hujan, karena air hujan membawa kotoran seperti pasir dan lainnya,” ucap Apre kepada Kompas.com belum lama ini.

Seperti diketahui, seal sokbreker yang terpapar air dan kotoran saat didiamkan akan menyebabkan kotoran mengering. Kotoran yang mengering itu membawa pasir yang dapat membuat as sokbreker baret.

“Kerusakan kecil pada bagian sokbreker itu jika didiamkan, lama-kelamaan akan membuat sokbreker bocor,” ujarnya.

Baca juga: Ini Rincian Biaya Rekondisi Kaki-kaki Mobil Bekas

Ilustrasi sokbreker mobilwww.kwikkarrichardson.com Ilustrasi sokbreker mobil

Sementara itu, air juga membuat sedikit masalah pada sistem pengereman, terutama apabila mobil tidak langsung dibersihkan seusai menerjang hujan.

“Hal ini karena pasir yang ikut terbawa air hujan akan masuk ke bagian kampas rem dan bisa menggores bagian piringan cakram,” kata Apre.

Ia menyarankan, bagi pemilik mobil sehabis menerjang hujan atau banjir untuk segera menyemprotkan bagian kaki-kaki dengan air bertekanan tinggi.

“Intinya jangan sampai kotoran mengendap cukup lama, karena juga bisa menyebabkan karat,” ucapnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X