Pamor Honda NSR 150 Series yang Naik Lagi

Kompas.com - 25/11/2019, 08:42 WIB
Honda NSR yang dijual di gelaran Otobursa Tumplek Blek 2018 di Gambir Expo, JIExpo Kemayoran, Jakarta pada penyelenggaraan hari pertama, Sabtu (21/7/2018). Kompas.com/Alsadad RudiHonda NSR yang dijual di gelaran Otobursa Tumplek Blek 2018 di Gambir Expo, JIExpo Kemayoran, Jakarta pada penyelenggaraan hari pertama, Sabtu (21/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Motor sport 2-tak mulai jadi incaran kembali beberapa tahun belakangan ini. Tak terkecuali, semua seri Honda NSR 150 yang ada di Indonesia, seperti NSR 150 R, NSR 150 RR Astra, NSR 150 RR, dan NSR 150 SP.

NSR 150 series bisa dibilang sebagai motor hobi, karena populasinya yang sedikit dan juga sudah tidak lagi diproduksi. Dengan demikian, harga yang ditawarkan pun relatif tinggi.

Baca juga: Keuntungan Pelihara Motor Sport 2-Tak Jadul

"Harganya benar-benar naik jauh sekarang. Gara-gara banyak moge bermunculan dan banyak motor baru masuk ke Indonesia, jadi 2-tak makin prestis," ujar Joey Tumanduk, salah satu pengguna NSR 150 series, kepada Kompas.com, belum lama ini.

Dua Honda NSR 150 milik Andi AgustinDokumentasi Pribadi/Andi Agustin Dua Honda NSR 150 milik Andi Agustin

Joey menambahkan, NSR 150 SP dulu masih Rp 35 jutaan. Tapi sekarang bisa mencapai Rp 100 jutaan dengan kondisi sehat dan surat-surat lengkap serta asli. NSR 150 RR Astra dulu sekitar Rp 16 jutaan - Rp 25 jutaan, sekarang pasarannya Rp 65 jutaan.

mencari NSR 150 series yang kondisinya sehat cukup sulit sekarang ini. Rata-rata catnya juga sudah bukan bawaan pabrik, sudah dicat ulang.

"Dicat ulang jadi tidak ketahuan, kelihatannya saja bagus. Sekarang trennya seperti itu, jadi harus benar-benar yang mengerti. Sulit sekarang ini cari yang full orisinil," kata Joey.

Baca juga: Pelihara Motor Sport 2-Tak Jadul, Perhatikan Ini

Ervino Latief, pendiri NMC (NSR Motorcycle Club), mengatakan, saat ini trennya restorasi-jual. Maka itu, harga yang ditawarkan cukup tinggi.

"Jadi, banyak NSR 150 series yang tadinya jelek atau bangkai, lalu bangkit dari kubur. Diurus surat dan motornya. Beda saat lima atau sepuluh tahun lalu, rata-rata jual ala kadarnya," ujar Ervino.

Menurut Ervino, pamor NSR 150 series mulai naik sekitar tahun 2010. Sementara 2-tak lain makin turun. Baru sekitar dua atau tiga tahun ini, 2-tak lain ikut naik lagi, kecuali seri Ninja 2-tak, menurut Ervino masih agak susah naiknya.

Salah satu Honda NSR 150 tahun 2000 milik Andi Agustin.Dokumentasi Pribadi/Andi Agustin Salah satu Honda NSR 150 tahun 2000 milik Andi Agustin.

"Gara-garanya sih 'orang lama' yang dulunya punya NSR mau punya lagi, atau dulu orang impiannya pas sekolah mau NSR tapi belum mampu beli, baru bisa beli sekarang," kata Ervino.

Ervino menambahkan, NSR itu unik, kondisi standar 2-tak tapi irit sekali. Di sisi lain, tenaganya cukup besar di RPM atas.

"Berkat pengaturan RC Valve, memaksimalkan pemakaian BBM sesuai kebutuhan RPM," ujar Ervino.

Berikut harga pasaran Honda NSR 150 series:
NSR 150 R: Rp 18 jutaan - Rp 24 jutaan
NSR 150 RR Astra: Rp 28 jutaan - Rp 35 jutaan
NSR 150 FSX: Rp 30 jutaan - Rp 40 jutaan
New NSR 150 RR: Rp 45 jutaan - Rp 55 jutaan
NSR 150 SP: Rp 70 jutaan - Rp 85 jutaan

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X