Berlaku Mulai 2 November, Ini Tarif Baru Tol Jakarta-Tangerang

Kompas.com - 31/10/2019, 13:02 WIB
Pelebaran jalan di ruas tol Tangerang - Merak, Selasa (21/5/2019). Pekerjaan pelebaran jalan dimulai dari KM 39 hingga KM 51 dan dijadwalkan rampung pada September 2019 merupakan titia Irawan kemacetan saat mudik lebaran. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPelebaran jalan di ruas tol Tangerang - Merak, Selasa (21/5/2019). Pekerjaan pelebaran jalan dimulai dari KM 39 hingga KM 51 dan dijadwalkan rampung pada September 2019 merupakan titia Irawan kemacetan saat mudik lebaran.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Regional JabodetabekJabar akan melakukan penyesuaian tarif untuk ruas Tol Jakarta- Tangerang dan Tangerang-Merak, segmen Simpang Susun Tomang-Tangerang Barat- Cikupa.

Penyesuian tarif ini akan dimulai dua hari lagi, tepatnya pada 2 November 2019 pukul 00.00 WIB. Adapaun penyesuaian tarif ini berlaku sesuai Keputusan Menteri PUPR Nomor 874.KPTS/M/2019 20 September 2019.

"Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) sudah lulus dan Kepmennya sudah keluar, jadi pemberlakukan penyesuaian tarif tol akan kami mulai pada 2 November pukul 00.00 WIB," ujar Marketing and Communication Department Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk Regional JabodetabekJabar Irra Susiyanti saat dihubungi Kompas.com, Kamis (31/10/2019).

Baca juga: Ini Estimasi Tarif Tol Layang Cikampek

Sementara untuk besaran penyesuaiannya bervariasi, untuk Golongan I naik Rp 500, sehingga mulai 2 November nanti pengguna kendaraan pribadi harus membayar tarif sebesar Rp 7.500, dari sebelumnya Rp 7.000.

Gerbang tol MerakMarga Mandalasakti Gerbang tol Merak

Bukan hanya mobil pribadi yang mengalami penyesuaian tarif, kendaraan yang masuk dalam kategori Golongan II juga ikut mengalami perubahan tarif sebesar Rp 2.000. Dari sebelumnya Rp 9.500 menjadi Rp 11.500.

Namun demikian, untuk kendaraan Golongan III, IV, dan V justru mengalami penurunan tarif yang luamayan signifikan. Contoh untuk kendaraan Golongan III yang semula harus membayar Rp 12.000 kini hanya Rp 11.500.

Untuk kendaraan Golongan IV turun Rp 1.000 menjadi Rp 15.000. Sementara untuk Golongan V peyusutannya sebesar 25 persen, yakni sebesar Rp 5.000 dari tarif yang ada saat ini.

"Kami tegaskan ini bukan kenaikan tarif tapi penyesuaian tarif. Karena bukan hanya ada tarif naik saja, tapi juga ada yang turun, bahkan turunya jauh signifikan," kata Irra.

Baca juga: Manfaatkan Fitur Honda Sensing, Libas Tol Trans Jawa Bisa Tak Terasa

Pelebaran jalan di ruas tol Tangerang - Merak, Selasa (21/5/2019). Pekerjaan pelebaran jalan dimulai dari KM 39 hingga KM 51 dan dijadwalkan rampung pada September 2019 merupakan titia Irawan kemacetan saat mudik lebaran.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Pelebaran jalan di ruas tol Tangerang - Merak, Selasa (21/5/2019). Pekerjaan pelebaran jalan dimulai dari KM 39 hingga KM 51 dan dijadwalkan rampung pada September 2019 merupakan titia Irawan kemacetan saat mudik lebaran.

Irra menjelaskan sebenarnya pemenuhan SPM selalu dilakukan oleh operator, bukan hanya karena ada penyesuaian tarif tol saja namun memang sudah menjadi bagian dari kewajiban.

Penurunan tarif untuk Golongan III, IV, dan V dilakukan untuk memberikan efek manfaat ke masyarakat. Hal ini mengingat ruas jalur Jakarta-Tanggerang menjadi tulang punggung untuk kendaraan logistik.

"Sehingga dengan adanya insentif tarif tadi bisa untuk pengembangan wilayah dan industri, termasuk juga properti dan manufaktur di sana," ucap Irra.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X