Komunitas Kasih Tips Cari Onderdil Chevrolet

Kompas.com - 29/10/2019, 13:04 WIB
Posko dan Bengkel Siaga Chevrolet 2019 dok.chevroletPosko dan Bengkel Siaga Chevrolet 2019
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Salah satu hal yang dikhawatirkan saat Agen Pemegang Merek (APM) hengkang dari Indonesia adalah ketersediaan onderdilnya. Mengingat spare part mobil sudah menjadi kebutuhan wajib, terutama komponen fast moving yang harus diganti rutin.

Chevrolet jadi salah satu merek yang akan menghentikan aktifitas penjualannya dalam waktu dekat. Lantas bagaimana ketersediaan spare part merek asal Amerika Serikat tersebut?

Dalam laporan sebelumnya, External Affairs and Communications Director GM Indonesia Yuniadi H. Hartono, memastikan konsumen Chevrolet tetap mendapatkan layanan purna jual paling tidak hingga beberapa tahun ke depan.

Baca juga: Chevrolet Tidak Ikut Ramaikan Era Kendaraan Listrik di Indonesia

Mesin bensin 1.4L turbo Chevrolet Trax 2017.Febri Ardani/Otomania Mesin bensin 1.4L turbo Chevrolet Trax 2017.

“Kami bukan mengundurkan diri sebenarnya, tapi menghentikan penjualan. GM Indonesia tetap akan meneruskan kegiatan purna jual. Kami juga akan jamin ketersediaan suku cadang,” katanya.

Bagus Panuntun, Sekjen SUV Brotherhood Community yang juga Founder Captiva Chevy Club (3C), mengapresiasi langkah APM Chevrolet yang masih bersedia menyediakan spare part bagi konsumennya.

“Sebagai bentuk tanggung jawab, Chevrolet pasti masih melayani purna jual. Itu bagus, tapi sampai kapan? Tidak mungkin selamanya,” ujarnya saat dihubungi Kompas.com Selasa (29/10/2019).

Baca juga: Hengkang dari Indonesia, Bagaimana Aftersales Chevrolet di Indonesia?

Test Drive Chevrolet All New Captiva LTZ CRDi 2.0LOtomania/Setyo Adi Test Drive Chevrolet All New Captiva LTZ CRDi 2.0L

Menurutnya, yang akan bermasalah dengan hengkangnya Chevrolet mungkin konsumen umum. Sebab, biasanya konsumen pasti melakukan perawatan kendaraan di bengkel resmi.

Sementara konsumen dari komunitas sudah memiliki bengkel alternatif sendiri. Hal ini yang membuat komunitas tidak terpengaruh banyak dengan hengkangnya Chevrolet dari Indonesia.

“Tidak terlalu bermasalah untuk komunitas, kalau umum karena ketidaktahuan pati banyak yang bingung,” ucap Bagus.

“Kalau di komunitas kami punya banyak bengkel rekomendasi. Soal spare partnya bisa dibeli secara online, umumnya dari Korea Selatan, Thailand, dan China,” katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X