3 Cara Mencegah Mobil Terbakar di Jalan

Kompas.com - 23/10/2019, 08:32 WIB
Ilustrasi mobil terbakar howkenya.comIlustrasi mobil terbakar
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Kasus mobil terbakar saat berada di jalan kembali ramai belakangan ini. Paling terakhir dialami Lamborghini milik artis Raffi Ahmad, yang tiba-tiba terbakar di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat, pada akhir pekan lalu.

Dalam laporan sebelumnya, Kasatlantas Polres Bogor AKP Muhammad Fadli Amri mengatakan jika mobil Raffi Ahmad terbakar karena mesin mengalami overheat.

Kejadian seperti ini nyatanya tak hanya dialami Raffi Ahmad, kita sebagai pengguna mobil juga berpotensi mengalami nasib yang sama. Lantas, adakah cara mengatasi mobil terbakar?

Baca juga: Kronologi Lamborghini Raffi Ahmad yang Terbakar di Sentul

Lamborghini Aventador milik Raffi Ahmad yang terbakar di kawasan Sentul, Sabtu (19/10/2019).YouTube/Rans Entertainment Lamborghini Aventador milik Raffi Ahmad yang terbakar di kawasan Sentul, Sabtu (19/10/2019).

Marcell Kurniawan, Training Director The Real Driving Center (RDC) mengatakan, ada baiknya kita menjaga diri agar mobil tidak sampai terbakar atau mengalami oveheat.

Menurutnya, langkah pencegahan harus diambil demi mengurangi risiko-risiko yang lebih besar.

“Pertama dengan menjaga kualitas dan kuantitas air pendingin mesin, dan memastikan tidak terdapat kebocoran air pendingin mesin,” kata Marcell saat dihubungi Kompas.com Selasa (22/10/2019).

Baca juga: Pajak Lamborghini Aventador Raffi Ahmad yang Terbakar, Rp 2,185 Miliar

Indikantor temperatur mesin yang terdapat di instrumen cluster.Aditya Maulana, KompasOtomotif Indikantor temperatur mesin yang terdapat di instrumen cluster.

Intinya, lanjut Marcell pengemudi harus memastikan sistem pendinginan mobil yang menggunakan radiator berjalan dengan baik. Sistem radiator normal artinya tidak ada kebocoran, penyumbatan, atau cairan yang habis.

Kedua, selain memastikan sistem pendinginan berjalan normal, penting juga memastikan instalasi kabel di ruang mesin dalam keadaan baik. Pastikan tidak ada kabel yang terkelupas, untuk mengantisipasi terkena cipratan oli atau bensin.

“Selanjutnya kita perlu mengetahui tanda-tanda sebelum mobil terbakar. Seperti temperature gauge atau indikator temperatur yang tiba-tiba meningkat, juga tenaga mesin yang langsung jatuh bila mesin overheat,” ujarnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X