[POPULER OTOMOTIF] Ujian Praktik SIM Secara Elektronik | Melanggar Jalur Khusus Sepeda Denda Rp 500.000

Kompas.com - 15/10/2019, 06:02 WIB
unit uji SIM A dan SIM C yang digelar Garda Oto. Febri Ardaniunit uji SIM A dan SIM C yang digelar Garda Oto.

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam waktu dekat Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan memberlakukan ujian praktik untuk pemohon surat izin mengemudi ( SIM) secara elektronik. Jadi ketika mengikuti tes disetiap patok dipasang sensor.

Selain itu, informasi yang tidak kalah menariknya lagi tentang denda bagi mobil dan sepeda motor yang melanggar di jalur khusus sepeda akan dikenakan denda maksimal Rp 500.000.

Penasaran seperti apa, berikut ini lima berita terpopuler di kanal Otomotif pada Senin 14 Oktober 2019:

1. Siap-siap Ujian Praktik SIM Dibuat Secara Elektronik

Salah satu syarat yang harus dilewati oleh para pemohon surat izin mengemudi (SIM), yaitu melakukan ujian praktik. Apabila semua rintangan berhasil dilakukan, maka orang tersebut berhak mendapatkan bukti registrasi dan identifikasi dari polri.

Khusus untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, ujian praktik SIM akan dibuat secara elektronik alias electronic driving system (e-drive).

Kepala Seksi SIM Ditlantas Polda Metro Jaya, Komisaris Polisi Fahri Siregar mengatakan, tujuan diberlakukannya ujian praktik secara komputerisasi ini untuk memberikan penilaian yang objektif.

"Jadi nanti akan dipasang sensor pada patok saat pemohon SIM menjalankan ujian praktik mengemudi," ucap Fahri akhir pekan lalu di Jakarta.

Baca juga: Siap-siap Ujian Praktik SIM Bakal Dibuat Secara Elektronik

2. Diskon Puluhan Juta Rupiah, Penjualan Sienta dan Fortuner Anjlok

Toyota Sienta Facelift resmi meluncur di Indonesia, Senin (2/9/2019) Toyota Sienta Facelift resmi meluncur di Indonesia, Senin (2/9/2019)

Penjualan mobil pada periode Januari-Agustus 2019 tercatat merosot, dibandingkan dengan tahun lalu dengan periode yang sama. Maka itu, beberapa dealer menawarkan berbagai promo menarik untuk menghabiskan stok lama.

Salah satunya adalah Auto2000 yang menawarkan Toyota Sienta dan Fortuner VIN 2018 dengan diskon yang cukup besar. Salah satu tenaga penjual Auto2000 mengatakan kepada Kompas.com, diskonnya mencapai Rp 35 juta.

"Diskon ini hanya berlaku untuk Sienta dan Fortuner model lama saja. Hanya berlaku selama bulan Oktober dan selama persediaan masih ada," ujar sales Auto2000 itu kepada Kompas.com, belum lama ini.

Baca juga: Diskon Puluhan Juta Rupiah, Penjualan Sienta dan Fortuner Anjlok

3. Jalur Khusus Sepeda di Jakarta, Berani Melanggar Denda Rp 500.000

Jalur sepeda di sepanjang jalan Fatmawati, Jakarta Selatan, Kamis (10/10/2019)KOMPAS.COM/WALDA MARISON Jalur sepeda di sepanjang jalan Fatmawati, Jakarta Selatan, Kamis (10/10/2019)

Untuk mendukung program pemerintah dalam penurunan angka polusi di Ibu Kota, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menyediakan 17 ruas jalan untuk pengguna sepeda.

Untuk sementara ini masih dalam tahap uji coba. Namun, jika nantinya sudah ditetapkan, tentu aturan yang ada akan ditegakkan.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Nasir, mengatakan, apabila sudah terpasang rambu lalu di sepanjang jalur itu, maka kendaraan lain seperti mobil atau sepeda motor akan dikenakan tilang sesuai dengan aturan.

Baca juga: Jalur Khusus Sepeda di Jakarta, Berani Melanggar Denda Rp 500.000

4. Hari Ini Esemka Buka Showroom Perdana

Pabrik Esemka milik PT Solo Manufaktur Kreasi di Boyolali, Jawa TengahStanly Pabrik Esemka milik PT Solo Manufaktur Kreasi di Boyolali, Jawa Tengah

Secara bertahap, PT Solo Manufaktur Kreasi selaku pemegang merek mobil Esemka mulai membuka diri. Berbagai informasi sudah mulai diberikan, meski baru hanya sebatas keterangan melalui akun media sosialnya.

Setelah beberapa waktu lalu mengumumkan akan mulai mengembangkan mobil dengan desain lokal, kali ini Esemka secara terang-terangan menyatakan diri untuk meresmikan showroom perdananya di Indonesia.

Penjelasan ini tertulis dalam akun resmi Instagram yang mengatakan bila showroom pertamanya akan dibuka mulai hari ini, Senin (14//10/2019). Untuk lokasinya masih berada di kawasan pabrik, di Desa Demangan, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Baca juga: Hari Ini Esemka Buka Showroom Perdana

5. Menjelajah Banyuwangi-Bali Naik Hybrid Terasa Tidak "Istimewa"

Perjalanan test drive jajaran mobil hybrid dan PHEV Toyota, dari Banyuwangi-Bali, 9-11 Oktober 2019.CUTENK Perjalanan test drive jajaran mobil hybrid dan PHEV Toyota, dari Banyuwangi-Bali, 9-11 Oktober 2019.

Sebagian besar masyarakat Indonesia masih ragu pada mobil berteknologi hybrid karena khawatir soal performa dan kenikmatan berkendara. Setelah menempuh sekitar 380 km perjalanan mengendarai beberapa mobil hybrid andalan Toyota, ternyata menjelajah Banyuwangi- Bali terasa tidak istimewa, biasa-biasa saja.

Rute perjalanan tes drive yang dihajat PT Toyota Astra Motor (TAM) ini, melibatkan 32 jurnalis dan delapan unit mobil bertenaga ganda Toyota, yakni Corolla Altis Hybrid (1 unit), Camry Hybrid (1 unit), Alphard Hybrid (1 unit), C-HR Hybrid (3 unit) dan Prius Prime Plug-In Hybrid ( PHEV) (2 unit).

“Ada dua hal yang masih dipertanyakan masyarakat soal hybrid, yakni apakah mobil ini masih menyenangkan untuk dikemudikan, lantas bagaimana power-nya di jalan,” kata Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran TAM di Bedugul, Bali, Kamis (10/10/2019).

Baca juga: Menjelajah Banyuwangi-Bali Naik Hybrid, Terasa Tidak Istimewa



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X