Agresif di Jalan Menanjak, Berapa Konsumsi BBM Honda BR-V?

Kompas.com - 09/10/2019, 08:42 WIB
Berapa konsumsi BBM Honda BR-V saat dipakai di jalan tol dan jalur menanjak? kompas.comBerapa konsumsi BBM Honda BR-V saat dipakai di jalan tol dan jalur menanjak?

PEKALONGAN, KOMPAS.com – Perjalanan ‘ Merapah 5 Warisan Budaya Batik’ telah memasuki hari kedua (8/10/2019). Rute perjalanan sebetulnya relatif dekat, dari Cirebon menuju Pekalongan.

Namun kali ini kami memilih jalur berbeda, tentunya sambil mencari lokasi wisata menarik di sekitar wilayah sentra batik. Usai meliput beberapa pengrajin batik di Desa Trusmi, Cirebon, mobil kami arahkan lewat jalan tol Cirebon-Semarang.

Daerah Petungkriyono, sebelah selatan Pekalongan jadi pilihan untuk menguji kemampuan Honda BR-V. Rencananya kami keluar pintu tol Batang, dan menuju ke arah selatan untuk mencari beberapa wisata air terjun.

Baca juga: Honda BR-V Temani Perjalanan Menuju Batu Lawang Cirebon

Honda BR-V yang kami tumpangi menyambangi Desa Trusmi, Cirebon, tempatnya para pengrajin batik.kompas.com Honda BR-V yang kami tumpangi menyambangi Desa Trusmi, Cirebon, tempatnya para pengrajin batik.

Kesempatan memacu lebih cepat saat di tol Cirebon-Semarang yang lengang tak kami sia-siakan. Berada di segmen Low SUV ternyata tidak membuat BR-V kehilangan tajinya saat dibawa agresif.

Dengan mesin berkapasitas 1.500 cc bertenaga 120 dk dan torsi 145 Nm, serta dikombinasikan dengan transmisi CVT, BR-V memberikan pengalaman berkendara menyenangkan.

Apalagi ditambah karakter suspensi yang agak keras, berdampak pada handling mobil yang nurut. Mobil tetap stabil saat dipacu dalam kecepatan tinggi, pun begitu saat dipakai menyalip mobil-mobil di depan.

Baca juga: Perjalanan Merapah 5 Warisan Budaya Batik Kompas.com Dimulai

Ilustrasi Honda BR-V saat menggunakan roof box lansiran Thulekompas.com Ilustrasi Honda BR-V saat menggunakan roof box lansiran Thule

Posisi duduk yang sengaja dibuat rendah, membuat BR-V menjadi SUV serasa hatchback. Tak seperti kebanyakan SUV yang punya posisi duduk tinggi, tempat duduk BR-V yang rendah membuat center of gravity mobil ini jadi lebih baik.

BR-V lincah dipakai di selap-selip di jalan tol, dan sigap saat diminta bermanuver cepat. Namun konsekuensinya bantingan keras cukup terasa, terutama saat menghajar jalan rusak atau berlubang.

Hal ini juga yang kami temui di sepanjang perjalanan menuju Petungkriyono, Pekalongan. 30 menit setelah keluar tol Batang, Anda akan melewati wilayah Doro. Nah, dari sana medan berliku melewati barisan bukit-bukit dimulai.

Baca juga: Siap-siap, Mitsubishi Rilis Pesaing Rush-Terios, BR-V Berbasis Xpander

Honda BR-V saat dipakai melewati jalur menanjak di Petungkriyono, Pekalongan, Jawa Tengahkompas.com Honda BR-V saat dipakai melewati jalur menanjak di Petungkriyono, Pekalongan, Jawa Tengah

Kondisi jalan aspal mulus lagi-lagi membuat awak redaksi terbuai untuk memacu BR-V lebih cepat. Beragam tanjakan dan turunan dilalui tanpa kendala. Tinggal pindahkan tuas transmisi ke L, maka tanjakan curam pun bisa dilewati.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X