Tantangan Hari Pertama untuk Tim Safety Riding AHM di Jepang

Kompas.com - 04/10/2019, 15:02 WIB
Kompetisi Safety Japan INstructor Competition mencari instruktur terbaik dari berbagai negara. AHMKompetisi Safety Japan INstructor Competition mencari instruktur terbaik dari berbagai negara.


SUZUKA, KOMPAS.com - Ajang kompetisi instruktur keselamatan berkendara tengah berlangsung di Sirkuit Suzuka, Jepang, 3-4 Oktober 2019. Kegiatan bertajuk Safety Japan Instructor Competition ini merupakan ajang internasional yang mempertemukan instruktur terbaik Honda dari seluruh dunia.

PT Astra Honda Motor ( AHM) yang setiap tahunnya berpartisipasi, kembali menurunkan lima wakilnya di tiga kelas intruktur roda dua, yakni 125 cc, 400 cc dan 750 cc. Pada penyelenggaraannya di hari pertama saat pengujian praktik, tim Indonesia optimis dapat meraih gelar.

Baca juga: Manfaat Ikut Safety Riding untuk Keselamatan di Jalan Raya

Ujian praktik hari pertama dimulai dengan praktik pengereman yang benar, slalom serta low speed balance. Pengujian pengereman dan slalom relatif mudah dilalui hingga tiba saatnya pengujian low speed balance.

Pelatihan moge di Safety Riding Wahana CenterFoto: Wahana Pelatihan moge di Safety Riding Wahana Center

Cuaca di Sirkuit Suzuka di sore hari berubah mendung dan kemudian hujan. Tim Indonesia yang sudah tiba seminggu sebelumnya untuk berlatih, baru kali ini menemui cuaca yang tidak mendukung.

Baca juga: AHM Optimistis Hadapi Kompetisi Safety Riding di Jepang

Kompetisi Safety Japan INstructor Competition mencari instruktur terbaik dari berbagai negara. AHM Kompetisi Safety Japan INstructor Competition mencari instruktur terbaik dari berbagai negara.

Baca juga: Manfaat Ikut Safety Riding untuk Keselamatan di Jalan Raya

"Kondisi cuaca ini baru pertama dialami tim. Cukup membuat kesulitan di praktik low speed balance karena permukaan aspal lebih licin. Buktinya banyak yang terjatuh," ucap Johannes Lucky Margo Utomo, Dep. Head Safety Riding PT AHM, saat ditemui di lokasi Kamis (3/10/2019).

Kesulitan lain hadir dari kelas 750 cc atau kelas big bike. Wakil Indonesia dinilai kesulitan karena model motor yang digunakan tidak hadir di Tanah Air.

"Untuk kelas 750 cc kesulitan hadir di model yang tidak ada di Indonesia. Tapi ini sudah kita minimalisir dengan persiapan seminggu di Traffic Education Rainbow Center (TERC) Hamanako dan Suzuka Circuit Traffic Education Center (SETC)," ucap Lucky.

Baca juga: Ilmu Baru buat Instruktur Safety Riding AHM

Pada hari kedua kompetisi, tim akan melakukan Focus Group Discussion (FGD) yang membahas mengenai permasalahan keselamatan berkendara di negara masing-masing. Peserta diminta untuk menjabarkan rencana atau strategi guna meningkatkan keselamatan berkendara di negaranya masing-masing.

Hari kedua juga menjadi penantian bagi peserta sebab hasil akhir kompetisi akan diumumkan. Peserta dari Indonesiayang berlaga sampai ke Jepang adalah Samsul Falah dari PT Wahana Makmur Sejati (125 cc), I Gusti Ngurah Agung Iswahyudi dari Astra Motor Denpasar dan Ibnu Fachrizal dari Astra Motor Samarinda (400 cc). Untuk kelas 750 cc diikuti oleh Hendrik Ferianto dan Deni Surahman dari Safety Riding AHM.

Kompetisi Safety Japan INstructor Competition mencari instruktur terbaik dari berbagai negara. AHM Kompetisi Safety Japan INstructor Competition mencari instruktur terbaik dari berbagai negara.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X