AHM Optimistis Hadapi Kompetisi Safety Riding di Jepang

Kompas.com - 04/10/2019, 10:22 WIB
Kompetisi Safety Riding dalam Safety Japan Instructor Competition diselenggarakan Honda di Sirkuit Suzuka, Jepang pada 3-4 Oktober 2019 Kompas.com/Setyo AdiKompetisi Safety Riding dalam Safety Japan Instructor Competition diselenggarakan Honda di Sirkuit Suzuka, Jepang pada 3-4 Oktober 2019


SUZUKA, KOMPAS.com - Ajang Safety Japan Instructors Competition mulai digelar 3-4 Oktober 2019. PT Astra Honda Motor (AHM) mengirimkan wakilnya untuk berkompetisi di kejuaraan yang tahun ini menginjak penyelenggaraan ke 20.

Tahun ini AHM menurunkan peserta di tiga kelas bergengsi yakni 750 cc, 400 cc dan 125 cc. Wakil ini diseleksi dari kompetisi nasional Astra Honda Safety Riding Instructor Competition 2019.

Peserta yang berhasil berlaga sampai ke Jepang adalah Samsul Falah dari PT Wahana Makmur Sejati (125 cc), I Gusti Ngurah Agung Iswahyudi dari Astra Motor Denpasar dan Ibnu Fachrizal dari Astra Motor Samarinda (400 cc). Untuk kelas 750 cc diikuti oleh Hendrik Ferianto dan Deni Surahman dari Safety Riding AHM.

Persiapannya pun tidak main-main. Kelimanya telah berlatih selama satu minggu di Traffic Education Rainbow Center (TERC) Hamanako dan Suzuka Circuit Traffic Education Center (SETC) serta tiga minggu di Astra Safety Riding Center di Bandung.

Baca juga: Honda Cari Jawara Instruktur Keselamatan Berkendara

Kompetisi Safety Riding dalam Safety Japan Instructor Competition diselenggarakan Honda di Sirkuit Suzuka, Jepang pada 3-4 Oktober 2019Kompas.com/Setyo Adi Kompetisi Safety Riding dalam Safety Japan Instructor Competition diselenggarakan Honda di Sirkuit Suzuka, Jepang pada 3-4 Oktober 2019

Baca juga: Hino Cari Pengemudi Jawara Keselamatan Berkendara

"Untuk tahun ini kita optimistis dapat podium di kelas 125 cc dan 400 cc karena tahun lalu dapat. Pada kelas 750 cc juga optimistis, doakan saja karena masih ada ruang untuk ditingkatkan," ucap Johannes Lucky Margo Utomo, Dep. Head Safety Riding PT AHM.

Lucky mengungkapkan tahun ini ada perubahan penilaian yang dilakukan oleh juri. Pada bagian Safety Checking, juri melihat apakah peserta melihat bagian belakang kendaraan.

"Sebelumnya hanya apakah peserta melihat belakang terlebih dulu. Sekarang peserta diwajibkan melihat situasi dan kondisi lingkungan di belakang kendaraan lebih jauh. Ini yang ditekankan juga pada cara berkendara harian agar pengendara menyadari situasi sekitarnya," ucap Lucky.

Pada hari pertama kompetisi, para peserta melakukan tes praktik seperti slalom, braking (pengereman), dan low speed balance. Pada hari kedua akan diselenggarakan penilaian mengenai teori pengajaran keselamatan berkendara

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X