Awas, Salah Modifikasi Jimny Bikin Garansi Gugur

Kompas.com - 03/10/2019, 10:02 WIB
Test Drive Suzuki Jimny Test Drive Suzuki Jimny
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski sudah memiliki kemampuan off-road, namun tetap saja bagi pemilik generasi keempat Jimny biasanya ingin melakukan modifikasi. Tujuannya tidak lain untuk mengoptimalkan tampilan visual jip kompak berpenggerak 4x4 ini.

Salah satu yang paling sering dilakukan adalah merombak sektor kaki-kaki. Mulai dari pelek, ban, bahkan sampai ada yang rela mengganti suspensi bawaan pabrik meskipun secara spesifikasi standar sudah mumpuni untuk off-road.

Nah, khusus bagi pemilik Jimny yang baru akan melakukan modifikasi, baiknya jangan terlalu nafsu. Ingat, ada kaidah-kaidah yang menjadi batasan agar garnasi pabrikan tidak hangus.

Baca juga: Mengajak Jimny Bermain Sejenak di Habitat Asli

Direktur Pemasaran Kendaraan Roda Empat PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Donny Saputra, menjelaskan, garansi pabrikan diberikan untuk semua produk mobil baru dan semua sudah tertulis jelas di dalam buku manual. Paling riskan adalah sektor kelistrikan.

Test Drive Suzuki Jimny Test Drive Suzuki Jimny

"Kelistrikan, mesin, ECU itu kan digaransi. Tinggal melihat saja kondisinya, ada semua di buku manual, termasuk untuk Jimny. Paling utama itu jangan mengotak-atik ECU, bisa langsung hilang garansinya," ujar Donny beberapa hari lalu di Tangerang.

Sementara itu, Head of 4W Service Administration PT SIS Totok Yulianto, mengatakan, biasanya khusus bagi pemilik Jimny paling "gatel" untuk memodifikasi sektor kaki-kaki.

Untuk urusan ini, Totok menjelaskan, ubahan tersebut sah-sah saja dilakukan, namun tetap ada aturan yang tidak boleh dilanggar. Contohnya mengubah dimensi roda dengan dimensi yang terlalu besar.

Baca juga: Bila Diproduksi Lokal, Suzuki Jimny Tetap 4x4

"Kaki-kaki biasanya akan di-upgrade, ini sektor yang paling gampang. Paling sering pakai ban pacul, tapi bila terlalu besar sampai harus mengubah struktur kaki-kaki yang ada akan berisiko garansi hilang bila ada masalah," ujar Totok.

Suzuki Jimny Konsep di GIIAS 2019 Suzuki Jimny Konsep di GIIAS 2019

Lebih lanjut, Totok menjelaskan, baiknya sebelum melakukan ubahan dikonsultasikan lebih dulu dengan bengkel resmi. Kondisi ini penting dilakukan agar konsumen mendapat panduan dalam memodifikasi yang aman dan nyaman.

Selain itu juga pihak bengkel akan memiliki data terhadap mobil konsumen yang sudah dimodifikasi, sehingga bila suatu saat ada masalah akan lebih mudah untuk melacak kerusakannya.

"Jangankan modifikasi, soal masalah ketentuan bahan bakar saja bisa membuat garansi hilang selama kerusakan yang ditemui terkait ke saluran bahan bakar. Saran saya kalau mau modifikasi lebih baik menggunakan komponen atau aksesoris resmi yang dikeluarkan Suzuki," kata Totok.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X