Kompas.com - 24/08/2019, 17:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Dewasa ini, mobil murah atau biasa dikenal Kendaraan Bermotor Roda Empat Hemat Energi dan Harga Terjangkau (KBH2) alias LCGC masih jadi pilihan menarik untuk warga Indonesia.

Tiap tahunnya, kontribusi mobil murah mencapai sekitar 20 persen. Hal ini karena harga jual mobil lebih terjangkau serta model dan fitur yang disajikan cukup untuk dijadikan kendaraan harian.

Fenomena ini pun diperkirakan akan tetap terjadi jika pemerintah jadi memindahkan ibu kota negara Indonesia ke Kalimantan, sebagaimana dikatakan Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto.

"Hanya saja pada tahap awalnya akan sedikit berbeda. Di mana, angkutan berat akan lebih tumbuh dahulu seiring perkembangan infrastruktur di sana," kata Soerjo kepada Kompas.com, Jakarta, Jumat (23/8/2019).

Baca juga: Jika Kalimantan Jadi Ibu Kota, Industri Otomotif Berpotensi Tumbuh

Toyota Calya membuktikan diri sebagai model terlaris di Indonesia pada bulan perdana dipasarkan.TAM Toyota Calya membuktikan diri sebagai model terlaris di Indonesia pada bulan perdana dipasarkan.

Ketika pembangunan infrastruktur sudah mulai membaik, Soerjo melanjutkan, kebutuhan untuk mobil akan mengikuti. Pada saat itulah, mobil murah atau LCGC bakal mendominasi kembali, disusul mobil keluarga (Low Multi Purpose Vehicle/LMPV) tujuh penumpang.

"Setelah pembangunan sudah baik, kendaraan pribadi akan disiapkan. Sebab, para pejabat, industri sekitar, tentu memerlukan kendaraan. Maka saya rasa akan sama saja (LCGC mendominasi penjualan mobil), hanya tahapan awal saja yang sedikit berbeda," ujar Soerjo.

Dikesempatan sama, ia pun memberikan dukungannya terhadap inisiasi pemerintah untuk memindahkan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan. Walau akan sedikit mengalami gejolak pada tahap awal, dalam jangka panjang, akan ada pemerataan pembangunan dan industri.

"Saya melihatnya, total industri akan berdampak positif terhadap hal tersebut, tidak hanya otomotif saja," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.