Mobil Dinas Baru Presiden Jokowi Pakai Mercedes-Benz S600 Guard

Kompas.com - 23/08/2019, 13:10 WIB
Mercedes-Benz S600 Guard CarBuzzMercedes-Benz S600 Guard
|

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain memutuskan memakai Toyota Crown 2.5 HV G-Executive untuk mobil dinas para menteri baru periode 2019-2024, pemerintah juga akan mengganti mobil lama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Mercedes-Benz S600 Guard.

Mercedes Benz S 600 Guard terbaru ini akan menggantikan Mercedes-Benz S 600 Pullman Guard model sebelumnya yang merupakan warisan dari era kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Baca juga: Toyota Crown 2.5 Hybrid Resmi Jadi Mobil Menteri Jokowi

"Sesuai dengan hasil pengadaan, dari beberapa penyedia yang memasukkan penawaran, Kementerian Sekertariat Negara RI memutuskan Mercedes-Benz Indonesia untuk menyediakan dua unit mobil Mercedes-Benz S 600 Guard sebagai kendaraan keras VVIP Kepresidenan," tulis rilis resmi Kementerian Sekertariat Negara RI, dikutip Jumat (23/8/2019).

Penggantian unit Mercedes-Benz S600 Guard kepada Mercedes-Benz Indonesia dilakukan melalui penunjukan langsung, bukan memakai sistem tender umum seperti pengadaan mobil menteri dan pejabat setingkat menteri.

"Sesuai dengan anggaran yang tersedia, pada tahun 2019 mengadakan kendaraan keras VVIP Kepresidenan sebanyak dua unit melalui Sistem Penunjukan Langsung, mengingat diperuntukan bagi pengaman Presidean dan Wakil Presiden," tulis rilis itu.

Baca juga: Mobil Dinas Presiden Jokowi, Mercedes-Benz S600 Sudah Sering Rusak

Mercedes-Benz S 600 Guard dipilih berdasarkan pertimbangan teknis antara lain faktor keamanan, keandalan dan efisiensi biaya pemeliharaan yang semakian mahal karena usia pemakaian. Sebab mobil yang ada saat ini merupakan tahun pembuatan 2008 dan 2009.

Mobil kepresidenan Indonesia-1 yang ditumpangi Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Jokowi saat kunjungan kerja di Provinsi Sumatera Barat, Kamis (8/2/2018).KOMPAS.com/Fabian Januarius Kuwado Mobil kepresidenan Indonesia-1 yang ditumpangi Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Jokowi saat kunjungan kerja di Provinsi Sumatera Barat, Kamis (8/2/2018).

"Mayoritas telah berusia lebih dari 10 tahun, berdasarkan pertimbangan teknis, perlu dilakukan penggantian," tulis rilis.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X