Toyota Crown 2.5 Hybrid Resmi Jadi Mobil Menteri Jokowi

Kompas.com - 23/08/2019, 11:26 WIB
Toyota Crown 2.5 HV G-Executive. Foto: ToyotaToyota Crown 2.5 HV G-Executive.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Mobil dinas baru kabinet Presiden Jokowi jabatan 2019-2024 ialah Toyota Crown 2.5 HV G-Executive. Menggantikan Toyota Crown Royal Saloon yang sudah digunakan anggota kabinet beberapa tahun terakhir.

Selain jajaran Menteri anggota Kabinet Kerja, sedan mewah asal Jepang itu juga akan juga akan dipakai oleh pejabat setingkat menteri, pimpinan lembaga negara, mantan presiden, dan mantan wakil presiden.

Baca juga: 5 Calon SUV Menengah yang Cocok Buat di Ibu Kota Baru

"PT Astra International TBk-TSO, dinyatakan sebagai pemenang untuk menyediakan 101 (seratus satu) untik mobil Toyota Crown 2.5 HV G-Executive," tulis rilis resmi Kementerian Sekertariat Negara, dikutip Jumat (23/8/2019).

Toyota Crown 2.5 HV G-Executive dipilih beradasarkan pertimbangan teknis antara lain faktor keamanan, keandalan dan efisiensi biaya pemeliharaan yang semakian mahal karena usia pemakaian.

"Mayoritas telah berusia lebih dari 10 tahun, berdasarkan petimbangan teknis, perlu dilakukan penggatian," tulis rilis tersebut.

Baca juga: Calon Mobil Menteri Toyota Crown, Mobil Mewah Penantang Pabrikan Eropa

Sebelumnya, pemerintah telah melakukan pengadaan kendaraan dinas bagi menteri dan pejabat setingkat menteri. Pengadaan dilakukan pada 19 Maret 2019 lalu, dengan pagu paket senilai Rp 152,5 miliar.

Pemenang tender tersebut adalah PT Astra International Tbk (ASII). Astra akan menyediakan 101 unit Toyota Crown 2.5 HV G-Executive yang akan dipakai menteri dan pejabat negara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X