Dishub DKI Pelajari Rencana Jalur Khusus Sepeda Motor

Kompas.com - 13/08/2019, 08:55 WIB
Rambu larangan di kawasan pemberlakuan sistem ganjil genap di Jakarta Timur, Senin (12/8/2019). DEAN PAHREVI/KOMPAS.comRambu larangan di kawasan pemberlakuan sistem ganjil genap di Jakarta Timur, Senin (12/8/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Perluasan sistem ganjil genap akan mulai berlaku pada 9 September 2019. Masa uji coba dan sosialisasi berlangsung mulai 12 Agustus sampai 6 September 2019.

Sepeda motor tidak termasuk dalam perluasan ganjil genap. Tapi pada dasarnya, motor juga punya rencana khusus yang sedang diperhitungkan kajiannya.

Baca juga: Motor Bebas Ganjil Genap, tapi Akan Dikanalisasi

"Berdasarkan hasil analisis kami yang coba kami simulasikan untuk sepeda motor itu tidak diterapkan," kata Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo, di Jakarta, Senin (12/8/2019).

Namun ke depan, kata Syafrin, Dishub berencana menerapkan skema kanalisasi roda dua atau jalur khusus motor. Ini akan diterapkan pada ruas-ruas jalan yang terdampak ganjil genap.

"Kita tahu fatalitasi kecelakaan tertinggi adalah motor, belum kita batasi tapi akan kita kanalisasi, jadi saat ada pelanggaran marka bisa ditindak. Untuk saat ini prioritas pada area ganjil genap, tapi ruasnya dimana saja itu belum, kita juga tidak bisa langsung terapkan sekaligus," kata Syafrin kepada Kompas.com, akhir pekan lalu.

Baca juga: Komentar Tukang Ojek Pangkalan soal Perluasan Ganjil Genap

Pengguna motor nantinya wajib melintasi area yang disediakan, yakni pada lajur kiri. Kanalisasi ini untuk mengatur ketertiban dan kecepatan motor demi menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan lain.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Nasir, mengatakan, rencana kanalisasi untuk motor belum final. "Belum, belum ada," kata Nasir singkat.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X