Tips Membeli Mobil Bekas yang Sudah Disuntik Mati

Kompas.com - 01/08/2019, 18:41 WIB
Nissan March desain 2017. Perubahan pada DRL yang menggantikan lampu kabut dan head unit 7 inci layar sentuh di kabin. Febri Ardani/OtomaniaNissan March desain 2017. Perubahan pada DRL yang menggantikan lampu kabut dan head unit 7 inci layar sentuh di kabin.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Mobil yang sudah disuntik mati alias tidak lagi dijual dan diproduksi di Indonesia masih cukup bayak tersedia di pasar mobil bekas (mobkas). Begitu pula dengan peminatnya.

Disebutkan, beberapa mobil yang sudah disuntik mati dan masih laris di pasar mobil bekas ialah Honda Freed, Nissan Evalia, Nissan March, Suzuki Swift, dan Chevrolet Captiva.

Namun untuk menggarasikan mobil-mobil tersebut harus melewati berbagai pertimbangan sebagaimana dikatakan Halomoan Fischer, Presiden Direktur mobil88. Salah satunya yaitu mempertimbangkan ketersediaan komponen atau suku cadang.

"Permasalahan mobil yang sudah berhenti dijual maupun di produksi itu adalah pada ketersediaan komponen. Jadi harus dipastikan bahwa memperoleh komponen mobil-mobil tersebut cukup mudah atau bahkan masih disediakan oleh APM (Agen Pemegang Merek)-nya," kata Fischer saat dihubungi Kompas.com, Jakarta, Kamis (1/8/2019).

Baca juga: Mobil Suntik Mati yang Laris di Pasar Mobil Bekas

Lalu, lanjut Fischer, jangan sampai terjebak akan pesona harga murah suatu mobkas apalagi bila sudah disuntik mati. Pertimbangkan juga bahwa merek yang ingin dibeli masih eksis di tanah air.

"Ketika APM-nya jarang atau bahkan sudah gulung tikar akan menyulitkan pengguna khususnya ketika mobil mengalami masalah," ujar Fischer.

Sebaiknya pilih juga mobil yang masih dari Jepang, karena cenderung lebih awet atau bandel. Mobil Eropa cukup rewel akan overheat.

"Selain itu, pengguna (komunitas) mobil discontinue Jepang lebih banyak. Sehingga untuk sharing cenderung mudah, tidak pusing sendiri (mengurusnya)," kata salah satu penjual mobkas di kawasan Summarecon Bekasi, Hamdi.

"Tidak lupa juga untuk lakukan pengecekan fisik mobil secara menyeluruh mulai dari eksterior, kaki-kaki, sampai interior dan mesin," ucapnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X