Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 22/05/2019, 10:57 WIB
Penulis Stanly Ravel
|

CILEGON, KOMPAS.com - Meski perhatian musim mudik lebih ke arah Jawa Tengah dan Timur, namun tidak sedikit dari masyarakat yang mudik lawan arah menuju Merak untuk ke Banten atau menyeberang ke Pulau Sumatera.

Nah, bagi pengemudi mobil pribadi yang akan melewati tol mengarah ke Merak, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Pertama mengenai adanya pembangunan infrastruktur berupa perluasan atau penambahan jalur yang sedang dikerjakan di kawasan Balaraja Barat sampai Cikande.

Dari pantauan Kompas.com dalam liputan Merapah Trans Jawa 2019, Selasa (21/5/2019), adanya proyek tersebut membuat lajur lambat ditutup barier yang efeknya terjadi sedikit pengurangan ruas jalan. Selain itu, bottleneck atau penyempitan juga masih dijumpai karena akibat perbaikan permukaan jalan pada beberapa ruas.

Baca juga: Merapah Trans Jawa 4.0 Mudik Asyik Mudik Inspiratif Dimulai

Kondisi ini patut menjadi perhatian, apalagi bagi yang melintas di malam hari. Selain harus tetap konsenterasi, pengemudi baiknya juga bisa mengontrol kecepatan kendaraannya mengingat meski permukaan jalan cenderung mulus, tapi saat ini truk atau angkutan barang yang beroperasi menuju Pelabuhan Merak atau Kawasan Industri masih beroperasi.

Merapah Trans Jawa 4.0 Tol Merak Merapah Trans Jawa 4.0 Tol Merak

Namun sebelumnya Astra Infra Gorup, sebagai pihak pengelola mengatakan bila semua kegiatan infrastruktur dipastikan sejak H-10 sampai H+10 akan dihentikan guna memperlancar arus lalu lintas mudik dan balik Lebaran. Barier pembatasan jalan pun akan disingkirkan.

Seperti diketahui, Merak menjadi titik nol Tol Trans Jawa yang sudah tersambung penuh hingga Probolinggo, Jawa Timur. Diprediksi dengan adanya tol sepanjang 965 kilometer tersebut, jumlah pemudik kendaraan pribadi dari Sumatera ke Pulau Jawa juga akan mengalami peningkatan yang drastis dibandingkan tahun lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.