Begini Proses Urus Surat Kendaraan Jika Ganti Warna Cat

Kompas.com - 12/04/2019, 08:22 WIB
Dilr mobil mewah bekas TDA Luxury Toys Dilr mobil mewah bekas TDA Luxury Toys

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemilik kendaraan bermotor yang mengganti warna cat asli atau bawaan dari pabrikan, harus langsung melaporkan kepada polisi. Apabila tidak, polisi berhak menindak sesuai hukum, yakni dengan hukuman pidana satu bulan atau denda maksimal Rp 250.000.

Lantas, bagaimana proses mengurus surat kendaraan yang mengganti warna cat? Menurut Kepala Subdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kompol M Nasir, tidak sulit, pemilik mobil atau sepeda motor hanya datang ke Samsat dan akan langsung diproses.

Baca juga: Perhatikan Ini Sebelum Ganti atau Modifikasi Lampu Mobil

"Tetapi semua persyaratan harus dipenuhi, termasuk rekomendasi dari bengkel di mana kendaraan tersebut di cat," ucap Nasir ketika dihubungi Kompas.com, Kamis (11/4/2019).

Adapun langkah langkahnya sebagai berikut:

- Identitas Diri

a. Perorangan:

Identitas diri yang sah (KTP, SIM, KK, paspor) dan bagi yang berhalangan melampirkan surat kuasa bermaterai cukup

b. Badan Hukum:

Salinan akte pendirian, keterangan domisili, surat kuasa bermaterai cukup yang ditandatangani oleh pimpinan dan dibubuhi cap badan hukum yang bersangkutan

c. Instansi pemerintah (termasuk BUMN dan BUMD):

Surat tugas/surat kuasa bermaterai cukup dan ditandatangani oleh pimpinan serta dibubuhi cap instansi yang bersangkutan.

- STNK asli dan foto copy, serta BPKB asli dan foto copy
- Bukti pelunasan PKB/BBNKB tahun terakhir
- Bukti hasil pemeriksaan cek fisik kendaraan bermotor
- Surat keterangan bermaterai dari bengkel/karoseri yang mengubah warna
- Dokumen lain yang berkaitan dengan proses ganti warna

Secara aturan, kata Nasir mengacu pada  Pasal 48 ayat (1) dan (2) yang menyebutkan, setiap kendaraan bermotor yang dioperasikan di jalan harus memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.

Selanjutnya, persyaratan teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas, pada huruf (D) harus sesuai dengan karoserinya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X