Energica Jelaskan Fitur Keselamatan Motor Balap Listrik

Kompas.com - 18/03/2019, 12:02 WIB
Motor balap yang akan digunakan pada FIM Enel MotoE World Cup yang akan dimulai musim 2019 mendatang. MotoGPMotor balap yang akan digunakan pada FIM Enel MotoE World Cup yang akan dimulai musim 2019 mendatang.

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Musibah kebakaran yang menimpa penyelenggara balap motor listrik MotoE, membuat sebagian orang bertanya mengenai kualitas dan fitur keselamatan yang disematkan pada motor listrik tersebut.

Motor yang diproduksi oleh produsen motor Energica tersebut diketahui ikut terbakar akibat arus pendek yang terjadi pada malam Rabu (14/3/2019) lalu.

Menepis hal ini, Technical Director Energica, Giampiero Testoni mengungkapkan produk mereka sudah melewati pengujian keselamatan. Motor Energica Ego dikatakan melewati seluruh tes dengan sangat baik.

“Dalam 10 tahun motor kami tidak pernah ada masalah. Kami yakin dengan sistem keamanan dan keselamatan kami, baik di sirkuit maupun di jalan. Tes yang kami laksanakan juga berdasarkan standar motor jalanan dan motor kami memenuhi standar tersebut di semua kondisi jalan,” ucap Testoni dikutip dari GPone.com, Senin (18/3/2019).

Testoni mengungkapkan dalam kondisi terbakar, motor listrik memiliki risiko yang hampir sama dengan motor biasa. Bahkan motor dengan bahan bakar fosil lebih berbahaya dibanding dengan baterai.

Baca juga: Kebakaran MotoE Akibat Hubungan Arus Pendek

Testoni juga menjelaskan, dalam hal peningkatan suhu (thermal runaway), resiko motor listrik menyerupai dengan baterai telepon genggam. Namun pihak Energica mengungkapkan sudah melakukan langkah pengamanan jika baterai motor mereka mencapai kondisi ini. 

“Faktanya kami tidak pernah mengalami peningkatan suhu selama 10 tahun memproduksi motor listrik,” ucap Testoni.

Fitur keselamatan yang disematkan Energica antara lain baterai dapat mengontrol temperatur dan juga voltase. Misal ketika baterai tengah diisi dayanya, baterai tidak akan mengijinkan aliran listrik masuk bila temperatur sudah terlalu tinggi.

Saat digunakan, jika baterai mencapai suhu tinggi, tenaga motor akan dikurangkan dan akan menyerap arus listrik dari baterai. Ini dikatakan menghindarkan dari resiko suhu baterai meningkat.

Testoni juga mengungkapkan setelah bencana kebakaran tersebut, Energica langsung bergerak untuk memastikan kompetisi motor listrik ini terus berjalan. Produksi motor balap listrik dimungkinkan selesai dalam kurun waktu dekat, meski jadwal balapan sudah diumumkan diundur.

“Kami bekerja keras bersama dengan suplier dan sponsor kami, memastikan bahwa kompetisi ini akan dapat dimulai secepatnya,” ucap Testoni.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber gpone
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.