Rossi Mengaku Berat Balapan di Usia 40 Tahun - Kompas.com

Rossi Mengaku Berat Balapan di Usia 40 Tahun

Kompas.com - 06/02/2019, 07:42 WIB
Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi.www.motogp.com Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pebalap tim Yamaha Monster Energy, Valentino Rossi mengakui bahwa tahun ini dirinya akan berlaga di usia yang tidak lagi muda. The Doctor, tepatnya tanggal 16 Februari 2019, menginjak usia 40 tahun.

Pencapaian luar biasa ini jelas menjadi catatan tersendiri bagi seorang pebalap yang harus berlaga di level tertinggi balapan roda dua. Rossi mengungkapkan kendala fisik adalah yang utama.

“Secara sudut pandang, fisik jelas yang utama. Saya harus berlatih setiap hari, di motor dan pusat kebugaran. Saya tidak berpikir ini akan berubah saat usia 36 dan 40. Tapi jelas ini berubah antara usia 25 dan 40. Anda harus bekerja keras, tapi ini memungkinkan untuk terus mengikuti perubahan.” ucap Rossi dikutip dari GPOne, Rabu (6/2/2019).

Rossi mengakui di usianya yang ke-40 tahun nanti, ia menjadi yang paling senior dibanding pebalap lain. Pebalap Italia tersebut mengungkapkan ia berharap masih dapat tampil kompetitif.

Baca juga: Marquez Tidak Akan Berjabat Tangan dengan Rossi

“Saya adalah pebalap yang melakukannya (sampai usia 40 tahun) pertama kali di MotoGP. Mungkin di masa depan pebalap lain akan mengikuti. Yang terpenting adalah menjaga motivasi dan terus melaju cepat,” ucap Rossi.

Rossi mengungkapkan di usianya sekarang berlaga di MotoGP memaksa untuk mengendarai motor hingga batas teratas. Ia mengaku segi fisik di olahraga ini penting namun bukan yang utama dibanding pebalap sepeda.

“Saat umur 25 semuanya mudah. Kamu tidak terlalu banyak merasa khawatir. Anda bisa lebih banyak berlatih, lebih cepat sembuh dari cedera, lebih bahagia, dan bisa makan lebih banyak. Ketika usia bertambah semua berubah,” ucap Rossi.

Rossi mengungkapkan motivasi utama yang memacunya untuk terus balapan adalah karena dirinya sangat menyukai berada di atas motor. Terlebih ketika ia menjuarai balapan.

“Ketika saya merasa kompetitif, saya merasa meninggalkan rumah untuk melaju lebih cepat. Semua menjadi lebih mudah dilakukan,” ungkap Rossi.



Close Ads X