Masalah Motor Yamaha MotoGP Sudah Terjadi Sejak Dua Tahun Lalu

Kompas.com - 07/12/2018, 08:42 WIB
Rossi dan Vinales bakal berebut posisi ketiga juara dunia MotoGP. CRASH.netRossi dan Vinales bakal berebut posisi ketiga juara dunia MotoGP.

JAKARTA, KOMPAS.com - Yamaha mendulang hasil yang buruk selama musim MotoGP 2018. Tim Movistar Yamaha tersebut hanya memenangi satu kali balapan sepanjang musim saat Maverick Vinales memenangi seri Phillip Island, Australia.

Race Director Yamaha Movistar, Lin Jarvis mengungkapkan masalah yang dihadapi oleh timnya tidak hadir di musim ini. Permasalahan ternyata sudah ada sejak dua tahun lalu.

“Kesalahan besar yang kami hadapi sudah terjadi sejak dua tahun lalu. Waktu itu kami tidak terlalu mengerti masalah apa yang sebenarnya dihadapi. Konsekuensinya hingga musim ini. Kami banyak melakukan kesalahan di masa lalu dan dampaknya hingga musim ini,” ucap Jarvis dikutip dari Speedweek.com, Jumat (7/12/2018).

Kedua pebalap Yamaha, Vinales dan Valentino Rossi, sempat frustasi dengan kondisi tunggangan mereka. Masalah yang mereka hadapi di musim 2018 sama dengan musim 2017, selain elektronik motor Yamaha dirasa boros dalam penggunaan ban belakang.

Baca juga: Rossi Sebut Yamaha Butuh Banyak Perubahan

Ini kerap diungkapkan Rossi yang menilai ada sesuatu masalah pada mesin dan bagaimana manajemen ban sulit dilakukan musim ini. Efeknya beberapa kali Rossi harus mengendurkan usahanya meraih podium karena cengkeraman ban yang mulai berkurang.

Setelah situasi ini Jarvis mengungkapkan bahwa timnya sedang menuju jalan keluar dari permasalahan tersebut. Tim Yamaha Movistar akhirnya memahami apa yang harus dilakukan.

“Kami harus mengejar ketertinggalan kami dari rival. Kami jelas tertinggal dari Ducati dan kami juga berada di belakang Honda,” ucap Jarvis.

Musim 2018 ditutup dengan Rossi di posisi ketiga klasemen dan Vinales di posisi keempat.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Speedweek
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X