Ban Motor Mulai Lirik Teknologi Radial - Kompas.com

Ban Motor Mulai Lirik Teknologi Radial

Kompas.com - 22/11/2018, 16:40 WIB
Ban Corsaistimewa Ban Corsa

JAKARTA, KOMPAS.com - Jenis ban sepeda motor yang ada sekarang ini terbagi menjadi dua, yaitu bias dan radial. Perbedaan utama terlihat pada konstruksi benang.

Jika pada ban bias konstruksinya menyilang, sedangkan pada ban radial cenderung lebih searah. Para produsen ban pun sudah mulai melirik ke arah itu, salah satunya Corsa yang menerapkan teknologi radial.

Teknologi radial itu, dijelaskan Salomon Manalu, Brand Manager Corsa diterapkan pada sidewall, sehingga menghasilkan kelenturan empat kali lipat lebih tinggi dari ban kompetitor dan cocok buat segala medan jalan.

Baca juga: Ingat Lagi Pentingnya Jaga Tekanan Udara Ban Kendaraan

"Kelenturan yang dihasilkan dari kokohnya sidewall itu pun akan membawa pengendara merasakan kenyamanan, apalagi dengan karakter jalan di Indonesia yang beragam," ujar Salomon di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (22/11/2018).

Ban tersebut, kata dia, masih secara kontruksi masih bias belum sepenuhnya radial, tetapi punya keuntungan dengan menerapkan teknologi radial pada sidewall.

"Untuk ban radial sendiri kita sudah kembangkan, mudah-mudahan tahun depan bisa kita luncurkan," kata Salomon lagi.

Selain Corsa, pengguna motor juga punya pilihan lain jika ingin menggunakan ban jenis bias atau radial. Merek seperti IRC, Aspira, hingga Pirelli bisa menjadi alternatif.

Pembungkus Baru

Peluncuran Wrapping Ban Corsa di SenayanKOMPAS.com / Aditya Maulana Peluncuran Wrapping Ban Corsa di Senayan

Corsa sebagai merek ban sepeda motor mengubah target konsumen, yang sekarang lebih menyasar kepada anak milenial. Salah satu penyempurnaan dilakukan dengan melakukan kolaborasi dengan seniman, Darbotz dan Hendra Hehe.

Kedua seniman ternama itu diminta untuk mendesain pembungkus atau wrapping plastik pada ban. Kini dibuat lebih menarik sehingga terlihat tampil beda ketika di pamerkan di toko ban.

"Corsa saat ini memang fokus menyasar kepada anak muda, khususnya usia 17-30 tahun sebagai target pasar kami," ujar Pieter Tanuri, Presiden Direktur PT Multistrada Arah Sarana Tbk di Jakarta, Kamis (22/11/2018).



Close Ads X