Sepeda Motor Wajib ABS Harus Dimulai dari Kesiapan Industri - Kompas.com

Sepeda Motor Wajib ABS Harus Dimulai dari Kesiapan Industri

Kompas.com - 06/11/2018, 17:44 WIB
ABS (Anti-lock Braking System) pada Vespa Sprint.KOMPAS.com/FEBRI ARDANI ABS (Anti-lock Braking System) pada Vespa Sprint.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekitar 72 persen jumlah kecelakaan lalu lintas di Indonesia melibatkan sepeda motor. Melihat fenomena ini, sebagai produsen aftermarket otomotif Bosch, beranggapan perlu adanya penambahan fitur keselamatan seperti anti-lock braking system (ABS) pada sepeda motor.

Bosch mengandeng Universitas Indonesia untuk melakukan riset lebih dalam mengenai manfaat ABS pada sepeda motor, khususnya yang berkubikasi rendah. Bila berkaca dari data di India, penggunaan ABS mampu menekan 27 persen kecelakaan motor.

Menurut Managing Director Bosch Indonesia Andrew Powell, keselamatan menjadi salah satu tantangan paling mendesak di pasar sepeda motor saat ini, terutama pada motor-motor berkubikasi rendah.

Baca juga: Wacana Sepeda Motor Wajib ABS Kembali Bergulir

"Jumlah kecelakaan lalu lintas di Indonesia terus meningkat. Untuk kategori keterlibatan tipe kendaraan, motor selalu menjadi yang teratas dalam daftar, dan pada 2017 kecelakaan roda dua dan tiga mencapai 72 persen dari total keseluruhan kecelakaan, lebih tinggi dari mobil dan lainnya," ucap Powell beberapa waktu lalu di Jakarta.

Ilustrasi kecelakaan motorgas2.org Ilustrasi kecelakaan motor
Sementara itu, Kepala Laboratorium Transportasi, Teknik Sipil Universitas Indonesia Tri Tjahjono, menjelaskan meski Indonesia sampai saat ini belum memulai riset atau menerapkan penggunaan ABS, namun diprediksi dampaknya tidak akan berbeda dengan di India.

"Dari penelitian di India bisa mengurangi 27 persen kecelakaan, kami perkirakan di Indonesia juga angkanya tidak akan jauh. Tapi memang penting untuk melakukan riset lebih jauh mengenai penggunaan ABS di Indonesia," kata Tri.

Baca juga: Pasang ABS di GSX-R Biasa, Ini Kisaran Harganya

Lebih lanjut Tri menjelaskan secara teknis kerja ABS memang sudah terbukti membuat pengereman pada kendaran lebih optimal, terutama pada kondisi jalan yang licin. Karena itu, Tri setuju bila ABS dijadikan perangkat keamanan wajib pada motor, namun sebelum keluar regulasi, yang paling utama adalah kesiapan dari para industri dan produsennya lebih dulu.

Bosch Indonesia demonstrasikan pentingnya penggunaan ABS pada sepeda motor.stanly Bosch Indonesia demonstrasikan pentingnya penggunaan ABS pada sepeda motor.

"Industrinya dulu disiapkan, karena peraturan akan siap bila industinya juga sudah siap. Ini terkait juga dengan economic scale yang kuat maka voluntary juga akan jalan," ucap Tri.



Close Ads X