Avanza Masih Ramai Peminat, Inden Dua Bulan

Kompas.com - 18/09/2018, 08:02 WIB
Toyota Avanza yang dipamerkan di belakang stan Toyota GIIAS 2018 KOMPAS.com / Aditya MaulanaToyota Avanza yang dipamerkan di belakang stan Toyota GIIAS 2018

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam pasar low MPV, nama Avanza masih jadi salah satu pemain yang disegani. Dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) mulai Januari sampai Juli lalu, Avanza berhasil terdistribusi sebanyak 46.221 unit.

Executive General Manager PT Toyota Astra Motor ( TAM) Fransiscus Soerjopranoto, mengungkapkan, meski banyak yang menginginkan pembaruan Avanza, penggemarnya masih terhitung banyak.

"Inden masih dua per tiga dari jualan. Jadi kalau jualan 6.000 sampai 7.000 unit per bulan, outstanding (inden)-nya sekitar 4.000 sampai 5.000 unit," ungkap Soerjo saat ditemui Kompas.com, belum lama ini di Jakarta.

Soerjo mengungkapkan saat ini inden Avanza terhitung satu sampai dua bulan. Untuk tipe yang paling banyak dicari adalah 1.3 G baik transmisi manual maupun otomatis.

Baca juga: Toyota Masih Pede Avanza Bisa Lawan Xpander

Salah satu yang menyumbang angka penjualan Avanza hadir dari konsumen fleet. Pembeli tipe ini tidak membeli hanya satu unit tapi bisa membeli hingga tiga bahkan empat unit.

"Pembeli fleet ini penilaiannya dari resale value setelah digunakan harian bagaimana. Sehingga masih bisa bertahan dari segi penjualan. Jadi perusahaan banyak yang ambil, ada proyek mau cairin dana buat beli operasional dan lain-lain Kalau pembeli retail kan terpengaruh desain," ungkap Soerjo.

Toyota menawarkan 10 varian Avanza mulai dari E, G, Veloz dan Transmover dengan pilihan transmisi manual dan otomatis serta mesin 1.3L dan 1.5L. Untuk model terbanyak adalah All New Avanza 1.3 G MT yang terjual 20.015 unit dikurun waktu Januari sampai Juli 2018.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X