Setelah Sabang-Merauke, Mobil Listrik BLITS Ikut Reli Dakar

Kompas.com - 01/08/2018, 16:42 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
 
JAKARTA, KOMPAS.com - Mobil listrik BLITS dalam waktu dekat direncanakan akan digunakan untuk menjelajahi rute dari Sabang hingga Merauke. Kegiatan ini merupakan pemanasan sebelum mobil tersebut digunakan di ujian sesungguhnya, yakni di perhelatan Reli Dakar.
 
BLITS merupakan mobil listrik hasil kolaborasi antara mahasiswa Universitas Budi Luhur (UBL) Jakarta dan mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh (ITS) Nopember Surabaya. Nama BLITS sendiri diambil dari inisial masing-masing perguruan tinggi tersebut.
 
Inisiator agar BLITS diterjunkan dalam ajang reli dakar adalah Ketua BPH Yayasan Budi Luhur Kasih Hanggoro. Hanggoro memang merupakan seorang pereli. Ia tercatat pernah dua kali mengikuti Reli Dakar pada tahun 2010 dan 2011.
 
 
Pereli Nasional Kasih Hanggoro yang juga merupakan Ketua BPH Yayasan Budi Luhur. Hanggoro merupakan salah satu orang yang juga berperan dalam pembuatan mobil listrik BLITS, yang merupakan mobil listrik kolaborasi antara mahasiswa Universitas Budi Luhur (UBL) Jakarta dan mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh (ITS) Nopember Surabaya.riowinto.wordpress.com Pereli Nasional Kasih Hanggoro yang juga merupakan Ketua BPH Yayasan Budi Luhur. Hanggoro merupakan salah satu orang yang juga berperan dalam pembuatan mobil listrik BLITS, yang merupakan mobil listrik kolaborasi antara mahasiswa Universitas Budi Luhur (UBL) Jakarta dan mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh (ITS) Nopember Surabaya.
 
Menurut Hanggoro, BLITS memang bukan mobil listrik pertama yang dibuat para mahasiswa Indonesia. Namun, ia menilai BLITS memiliki keistimewaan karena didesain untuk bisa diikutkan dalam Reli Dakar. Selain ITS dan UBL, pengembangan BLITS juga disebut melibatkan sejumlah pihak, dari mulai PT PLN, PT Pertamina, Kemeristekdikti, dan PT Goodyear Indonesia. 
 
"BLITS merupakan mobil listrik untuk reli yang merupakan karya anak bangsa dan harus diberikan tantangan untuk menaklukan medan ganas dalam event dunia," kata Hanggoro melalui keterangan tertulis kepada Kompas.com, Selasa (31/7/2018).
 
 
Reli Dakar dinilai sebagai salah satu kejuaraan reli terberat di dunia. Awalnya kejuaraan ini mengambil rute melintasi wilayah dari Paris, Perancis hingga Dakar, Senegal. Namun karena pertimbangan keamanan, dalam beberapa tahun terakhir lokasi kejuaraan melintasi beberapa negara di Amerika Selatan, seperti Argentina dan Cile.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.