Honda Bosan Soal Wacana Penurunan Pajak Sedan

Kompas.com - 28/05/2018, 10:54 WIB
New Honda Accord diperkenalkan pada ajang IIMS 2016 Otomania/Setyo AdiNew Honda Accord diperkenalkan pada ajang IIMS 2016

JAKARTA, KOMPAS.com – Honda Prospect Motor (HPM) tidak mau menanggapi serius soal wacana revisi pajak sedan, selama belum ada regulasi yang terbit dari pemerintah. Jadi, tentang investasi baru atau rencana menurunkan harga sedan, HPM bilang belum tertarik.

“Sampai saat ini dengan kondisi seperti ini kami belum tertarik. Seperti apa insentifnya, kemudian pasarnya berapa sampai cocok untuk diproduksi, kami harus benar-benar pelajari,” ucap Jonfis Fandy, Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual HPM, di Jakarta, Kamis (24/5/2018).

Baca juga: Honda Masih Jadi Raja Sedan Kuartal I/2018

Jonfis memahami mengapa pajak sedan mau diubah menjadi lebih kecil, sebab selama ini sedan dianggap barang sangat mewah. Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2013, sedan bermesin di bawah 1.500cc kena Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) sebesar 30 persen, sedangkan buat di atas 1.500cc dibebani 40 persen.

New Honda City 2017Febri Ardani/Otomania New Honda City 2017

Sementara itu, mobil model lainnya, seperti hatchback, low MPV, dan lainnya yang berpenggerak 4X2 dan bermesin di bawah 1.500cc cuma kena PPnBM 10 persen. Spesifikasi itu dengan mesin di atas 1.500cc hanya terbebani 20 persen.

Tidak sedikit pihak yang menilai pajak sedan merupakan diskriminasi. Dalam bahasa regulasi sering digunakan frasa “selain sedan”.

“Itu masih dipelajari, sama CO tax (pajak karbon) juga. Bagi kami sedan mau turun atau tidak, Itu  tergantung pemerintah sendiri. Tapi kalau ditanya kenapa sedan ini dianggap mewah, dari dulu sudah tidak masuk diakal,” kata Jonfis.

Menurut Jonfis, HPM akan memikirkan investasi untuk produksi sedan bila perkiraan pasarnya masuk syarat-syarat produksi lokal. Masih banyak yang perlu dipikirkan karena negara lain juga memproduksi sedan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X