Protes Pengemudi Soal Ganjil-Genap di Gerbang Tol Cibubur - Kompas.com

Protes Pengemudi Soal Ganjil-Genap di Gerbang Tol Cibubur

Kompas.com - 16/04/2018, 08:15 WIB
Kendaraan bernopol RF mencoba masuk ke gerbang tol Cibubur 2 meski bernomor ganjil. Foto diambil Senin (16/4/2018)Kompas.com/Setyo Adi Kendaraan bernopol RF mencoba masuk ke gerbang tol Cibubur 2 meski bernomor ganjil. Foto diambil Senin (16/4/2018)

CIBUBUR, KOMPAS.com - Pelaksanaan hari pertama uji coba kebijakan ganjil genap di gerbang tol Cibubur 2 mendapat beragam reaksi pengemudi. Para pengemudi yang tidak bernomor genap atau menggunakan nomor polisi ganjil harus mencari alternatif lain untuk masuk ke ruas tol Jagorawi.

Salah satunya Hasan (50) yang tengah terburu-buru mengantarkan keluarganya untuk ke bandara. Ia memprotes karena pemilahan ganjil genap dilakukan di depan akses masuk gerbang tol dan membuat kepadatan lalu lintas ke jalan akses Cibubur.

"Mohon maaf pak, ini saya hendak mengantarkan ke bandara Halim. Karena ini bus bandara juga tidak jalan, maka saya naik taksi online. Mohon pengertiannya pak," ucap Hasan yang sampai turun memberikan penjelasan kepada petugas kepolisian.

Berbeda lagi dengan beberapa oknum pengendara mobil dengan plat nomor huruf RF. Mobil yang biasa digunakan oleh pejabat dinas ini paling banyak yang melancarkan aksi protes ketika dihalau petugas untuk mencari alternatif lain.

Baca Juga: Ini Jalur Alternatif Akali Ganjil Genap Tol Jagorawi

Dari pantauan Kompas.com lebih dari lima kendaraan berplat nomor RF berhenti di tengah jalan menuju pintu masuk tol Cibubur untuk mencoba masuk. Setelah diberi penjelasan bahwa sedang ada uji coba ganjil genap mereka dengan terpaksa membelokkan kendaraannya ke jalan arteri.

Salah satu pemilik kendaraan dinas tersebut tidak kehabisan akal. Salah satu pengemudi mobil dinas mengganti plat nomor bantuan berwarna hitam miliknya dengan plat nomor berwarna merah. Setelah itu mencoba kembali masuk ke dalam gerbang tol dan lolos.

Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Benyamin mengungkapkan, untuk kendaraan dinas memang diperbolehkan untuk masuk ke dalam gerbang tol namun dengan syarat memasang plat nomor dinas miliknya berwarna merah.

"Kalau pakai plat hitam, ya tetap kita arahkan ke jalur lainnya. Saya harap mereka ikut aturan karena aturannya seperti itu (ganjil genap)," ucap Benyamin saat ditemui Senin (16/4/2018) pagi.


Benyamin mengungkapkan pada uji coba hari pertama ini masyarakat sudah mengetahui pelaksanaan uji coba ini. Namun memang masih ada beberapa yang tidak mengetahui atau mencoba peruntungan untuk melewati gerbang tol Cibubur.

"Kita sudah siagakan 10 personil ditambah dengan petugas dari Dishub dan TNI. Sebenarnya kita persilahkan masyarakat masuk dari gerbang tol lain, selain Cibubur ini. Saya perkirakan dalam kurun waktu seminggu, masyarakat akan mulai terbiasa sehingga kepadatan lalu lintas bisa berkurang," ucap Benyamin.

Sebelumnya, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) akan menerapkan paket kebijakan menekan kemacetan mobil pribadi di ruas Tol Jakarta-Tangerang mulai 16 April 2018. Uji coba dilakukan sampai awal Mei 2018.
 
Pemberlakuan ini menyusul kesuksesan sebelumnya di Pintu Tol Bekasi Barat dan Timur untuk ruas Cikampek arah Jakarta.

Komentar
Close Ads X