Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 21/03/2018, 07:02 WIB

Jakarta, KOMPAS.com –PT Astra International Tbk-Toyota Sales Operation atau lebih dikenal dengan Auto2000, mengaku puas dengan perolehan penjualan awal 2018. Meskipun, secara total, kinerja Januari-Februari 2018 tercatat tumbuh negatif.

Apa yang terjadi pada Auto2000, cukup sama nasibnya dengan perolehan wholesales Toyota yang juga menurun. Dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), dua bulan pertama tahun ini, harus terkoreksi 22,55 persen.

Year to date 2018, sedikit lebih baik dibanding ekspektasi kami. Ada penurunan penjualan, tetapi kami sudah memproyeksi seperti itu, hanya saja memang hasilnya masih lebih baik dari prediksi kami,” ujar Martogi Siahaan, Chief Executive Auto2000 kepada Kompas.com, Selasa (20/3/2018).

Meski ada minus, tapi Martogi mengaku optimistis akan pasar otomotif roda empat di dalam negeri. Ada beberapa indikator, yang bisa membangun kepercayaan dan respon masyarakat untuk belanja kendaraan.

Baca juga : Tawaran Menggiurkan Auto2000 Awal 2018

Diler Auto2000 di Grand Depok City yang baru saja diresmikan pada Jumat (17/11/2017).KompasOtomotif/Alsadad Rudi Diler Auto2000 di Grand Depok City yang baru saja diresmikan pada Jumat (17/11/2017).

“Pada dua bulan pertama ini kami melihat optimisme, yang baik di 2018 seperti terselenggaranya pameran di Indonesia, begitu juga pembangunan infrastruktur yang berkembang, dan dalam jangka panjang tentu kepercayaan masayarakat akan lebih baik lagi, dan tentu mempengarhi bisnis, terutama bisnis otomotif, “ ucap Martogi.

Demi mendorong pasar juga, Martogi berharap banyak dari pihak leasing atau perusahaan pembiayaan. Pasalnya lebih dari 60 persen sampai 70 persen, pembelian dilakukan dengan cara kredit, entah itu perorangan atau perusahaan.

“Kami berharap faktor leasing company, di mana ke depannya merak punya energi yang cukup untuk mendukung perkreditan. Pasalnya kita tahu kalau 60 persen dari total pembelian mobil adalah kredit,” ucap Martogi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.