Kelemahan Karburator Dibanding Sistem Injeksi - Kompas.com

Kelemahan Karburator Dibanding Sistem Injeksi

Kompas.com - 19/03/2018, 18:42 WIB
Karburator tanpa filter udaraStanly/Otomania Karburator tanpa filter udara

Jakarta, KOMPAS.com - Baik karburator maupun injeksi pada sepeda motor memiliki fungsi yang sama, yakni menyuplai bahan bakar ke ruang pembakaran. Namun ada perbedaan pada sistem kerja keduanya. Perbedaan ini yang dinilai membuat injeksi punya keunggulan dibanding injeksi.

Pendapat itu dilontarkan Team Advisor Astra Motor Racing Team (ART) Benny Djati Utomo. Benny menilai karburator punya berbagai kekurangan yang sudah diatasi teknologi injeksi. Injeksi memang merupakan teknologi yang muncul belakangan dibanding karburator.

Pada sistem karburator, suplai bahan bakar ke ruang pembakaran disedot dari hasil pergerakan naik-turun piston. Menurut Benny, sistem kerja karburator sangat sensitif terhadap perubahan temperatur udara.

"Kalau karburator begitu tekanan udara berubah, temperatur berubah, kelembaban berubah, ya sudah tidak bisa diapa-apain. Karena karburator alat pasif yang tidak bisa berubah sendiri," ujar Benny saat ditemui Kompas.com di Jakarta, Selasa (13/3/2018).

Alat pengukur air fuel ratio (AFR) dalam ruang bakar sepeda motor injeksi.Ghulam/Otomania Alat pengukur air fuel ratio (AFR) dalam ruang bakar sepeda motor injeksi.

Menurut Benny, kekurangan karburator itu sudah tidak ditemui pada sistem injeksi. Pada sistem injeksi, proses penghisapan bensin ke ruang bakar menggunakan peranti elektronik yang berfungsi menyemprotkan bensin ke ruang pembakaran.

Sistem injeksi bisa menyeimbangkan volume bensin yang disemprotkan ke ruang bakar dengan kebutuhan mesin untuk mendapatkan hasil pembakaran yang efisien. Benny menyebut sistem kerja injeksi tidak terpengaruh terhadap perubahan temperatur udara.

"Injeksi dengan berbagai sensor yang diterapkan, bisa menyesuaikan dengan sendirinya. Jadi keunggulannya sudah begitu jauh (dibanding kerburator)," ujar Benny.

Saat ini hampir semua sepeda motor keluaran terbaru sudah mengadopsi sistem injeksi. Walaupun masih ada pabrikan yang mempertahankan karburator untuk sebagian kecil produksinya, seperti Kawasaki yang mempertahankan karburator pada W175 dan KLX150.


Komentar

Terkini Lainnya

Jadwal Uji Coba Perluasan Ganjil-Genap di Jakarta

Jadwal Uji Coba Perluasan Ganjil-Genap di Jakarta

News
Siasati Rasa Lelah saat Terjebak Macet

Siasati Rasa Lelah saat Terjebak Macet

Tips N Trik
Jika Pajak Sedan Turun, Mercy Belum Pasti Turun Harga

Jika Pajak Sedan Turun, Mercy Belum Pasti Turun Harga

News
Dimana Tempat Tes Psikologi untuk Pemohon SIM?

Dimana Tempat Tes Psikologi untuk Pemohon SIM?

News
Mercy Mau Langsung Rakit Mobil Listrik

Mercy Mau Langsung Rakit Mobil Listrik

News
Balik dari Kampung Halaman Jangan Tunggu 23 dan 24 Juni

Balik dari Kampung Halaman Jangan Tunggu 23 dan 24 Juni

News
Hari Pertama Simulasi Uji Psikologi SIM

Hari Pertama Simulasi Uji Psikologi SIM

News
Mercedes Pastikan Ikut GIIAS 2018

Mercedes Pastikan Ikut GIIAS 2018

News
Cek Tutup Radiator Sepeda Motor

Cek Tutup Radiator Sepeda Motor

Tips N Trik
Skutik Honda SH150i Menghilang

Skutik Honda SH150i Menghilang

News
Ingat, Ganjil-Genap Jakarta Sudah Berlaku Lagi

Ingat, Ganjil-Genap Jakarta Sudah Berlaku Lagi

News
Biaya Mudik Jakarta-Surabaya PP Pakai Datsun Cross

Biaya Mudik Jakarta-Surabaya PP Pakai Datsun Cross

Feature
Lorenzo Tanpa Beban Kejar Marquez

Lorenzo Tanpa Beban Kejar Marquez

Sport
Komentar Rossi buat Sang Murid, Galang Hendra

Komentar Rossi buat Sang Murid, Galang Hendra

Sport
Ganjil-Genap saat Asian Games Dibuat 15 Jam Sehari

Ganjil-Genap saat Asian Games Dibuat 15 Jam Sehari

News
Close Ads X