Bikers, Bijaklah saat Berteduh - Kompas.com

Bikers, Bijaklah saat Berteduh

Kompas.com - 05/02/2018, 18:53 WIB
Ilustrasi sejumlah pengguna jalan yang berteduh di tempat yang aman saat hujan.otosena.com Ilustrasi sejumlah pengguna jalan yang berteduh di tempat yang aman saat hujan.

Jakarta, KOMPAS.com - Pengendara sepeda motor selalu diimbau untuk membawa jas hujan saat musim hujan. Tujuannya agar tetap bisa melanjutkan perjalanan di tengah kondisi hujan.

Namun bila hujan lebat sudah disertai angin kencang, pengendara motor diimbau untuk berteduh dibanding melanjutkan perjalanan. Namun, bijaklah saat berteduh jangan mengganggu pengguna jalan lain.

Pendiri Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu menilai, memaksakan berkendara saat angin kencang bisa menimbulkan bahaya bagi pengendara motor. Terutama adalah kesulitan untuk mengendalikan motor.

"Terpaan angin bisa menyebabkan motor oleng dan membuat pengendara kesulitan mengendalikan kendaraan dan akhirnya terjatuh," kata Jusri kepada Kompas.com, Senin (5/2/2018).

Para pengendara motor berteduh di kolong underpass Pasar Minggu Jakarta Selatan.IWAN SUPRIYATNA/KOMPAS.com Para pengendara motor berteduh di kolong underpass Pasar Minggu Jakarta Selatan.

Bahaya selanjutnya, lanjut Jusri, adalah derasnya debit air yang bisa menghalangi jarak pandang. Kondisi ini bisa mengakibatkan pengendara motor tidak bisa melihat jika ada lubang di jalan.

"Belum lagi bahaya lain seperti pohon atau papan reklame tumbang," ujar Jusri.

Untuk tempat berteduh saat angin kencang, Jusri menyarankan pengendara motor untuk memilih tempat berteduh yang aman dan tidak mengganggu pengguna jalan lain. Yang pasti bukan di kolong flyover atau underpass yang bisa menyebabkan arus lalu lintas tersendat.

"Jangan berteduh di tempat yang justru bisa membahayakan keselamatan, baik diri sendiri maupun pengendara lain," ucap Jusri.


EditorAzwar Ferdian

Terkini Lainnya


Close Ads X