Pengalaman Pertama Menjajal "Manual Rasa Matic"-nya Ignis

Kompas.com - 19/12/2017, 12:43 WIB
Pembaca Kompas.com yang terpilih ikut Sunday Test Drive Suzuki Ignis dan Baleno pada Minggu (17/12/2017). KompasOtomotif/Alsadad RudiPembaca Kompas.com yang terpilih ikut Sunday Test Drive Suzuki Ignis dan Baleno pada Minggu (17/12/2017).
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAgung Kurniawan

 

Jakarta, KompasOtomotif — Kebanyakan produk mobil masa kini menawarkan dua pilihan sistem transmisi kepada konsumennnya. Dua sistem tersebut adalah manual dan matik.

Namun, tidak demikian dengan Suzuki Ignis. Produk yang diimpor PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) dari India ini sebenarnya juga menawarkan dua pilihan sistem transmisi, tetapi bukan manual dan matik, melainkan manual dan auto gear shift (AGS).

Untuk nama terakhir, ini mungkin menjadi sistem transmisi yang kurang familiar di Indonesia. Seperti itulah yang dirasakan para peserta Sunday Test Drive yang diadakan KompasOtomotif dan SIS pada Minggu (17/12/2017).

Baca juga: Merasakan Keunggulan Suzuki Ignis dan Baleno Hatchback

Tuas Transmisi Suzuki IgnisAditya Maulana - Otomania Tuas Transmisi Suzuki Ignis

Hampir semua peserta yang menjajal Ignis terlihat "kagok" saat menggunakan transmisi AGS yang terpasang pada mobil tersebut, salah satunya Andri. Saat memulai tes, Andri tampak tak menemui kesulitan saat mengemudikan mobil. Semua berjalan normal. Namun, saat menemui trek lurus panjang dan Andri berupaya memacu gas, di sinilah ia baru merasakan mobil yang dikendarainya seperti kurang tarikan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat dicek oleh instruktur yang mendampingi, diketahui bahwa ternyata Andri memasang porsneling di posisi M. Artinya, mobil yang dikemudikannya tengah dalam posisi manual. Gejala kurang tarikan yang terjadi akibat mobil dalam posisi gigi rendah. Untuk menaikkan gigi, pengemudi sebenarnya hanya perlu memindahkan ke posisi (+). Sebaliknya, bila ingin menurunkan kembali, pengemudi tinggal memindahkan ke posisi (-).

"Jadi sebenarnya ini manual apa matik sih?" tanya Andri.

Acara Sunday Test Drive Suzuki Ignis dan Baleno yang digelar pada Minggu (17/12/2017). Sunday Test Drive merupakan acara hasil kerja sama antara Kompas.com dan Suzuki Indomobil Sales.KompasOtomotif/Alsadad Rudi Acara Sunday Test Drive Suzuki Ignis dan Baleno yang digelar pada Minggu (17/12/2017). Sunday Test Drive merupakan acara hasil kerja sama antara Kompas.com dan Suzuki Indomobil Sales.

Secara simpel, AGS adalah sistem manual yang tidak memiliki pedal kopling. Fungsi pedal kopling yang biasa diinjak langsung oleh pengemudi digantikan oleh sistem komputerisasi. Artinya, pedal yang akan diinjak pengemudi seperti halnya mobil matik hanya ada gas dan rem.

Baca juga: Ignis Dongkrak Penjualan Suzuki

Agar tidak repot menaikturunkan tuas ke (+) atau (-), pengemudi Ignis bisa memindahkan posisi porsneling ke D. Namun, bila menggunakan porsneling di posisi D, mobil perlu jeda waktu lebih saat berakselerasi jika ingin menyalip kendaraan lain di depan. Di sinilah fungsi persneling M yang terpasang pada Ignis.

Andri belum menyadari semua hal ini karena baru pertama kalinya menjajal sistem transmisi AGS. "Saya baru pertama kali nyoba soalnya. Tadinya mengira seperti matik pada umumnya," ucap Andri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.